Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran Disambut Eropa, Harapan Perdamaian dan Stabilitas Energi Menguat

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Negara-negara Eropa menyambut kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran yang diumumkan pada Selasa malam.

Kesepakatan tersebut diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan bahwa Iran juga sepakat membuka jalur strategis Selat Hormuz.

Pernyataan terkait respons negara-negara Eropa disampaikan melalui media sosial dan dikutip oleh RIA Novosti di Moskow.

Dukungan Eropa dan Peran Mediasi

Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard menyatakan dukungannya terhadap kesepakatan tersebut serta pentingnya menjaga kebebasan navigasi.

Ia mengungkapkan, "Kami menyambut baik bahwa Amerika Serikat dan Iran, setelah upaya mediasi penting oleh, antara lain, Pakistan, telah menyetujui gencatan senjata bersama selama dua minggu, yang juga dapat menciptakan kondisi untuk memulihkan jalur bebas melalui Selat Hormuz."

Kanselir Jerman Friedrich Merz turut menyambut kesepakatan tersebut dan berharap konflik dapat berakhir secara permanen.

Merz juga menyampaikan terima kasih kepada Pakistan atas perannya dalam memediasi perundingan antara kedua negara.

Ia menilai dialog antara Amerika Serikat dan Iran membantu melindungi warga sipil Iran serta meningkatkan keamanan kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Merz menyebut pembicaraan tersebut berpotensi mencegah krisis energi global.

Harapan Perdamaian dan Stabilitas Global

Presiden Finlandia Alexander Stubb menyatakan dukungan terhadap upaya mengakhiri konflik dan mencapai perdamaian berkelanjutan di Selat Hormuz dan kawasan Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide juga menyambut langkah tersebut sebagai peluang bagi diplomasi.

Ia mengatakan, "Saya menyambut gencatan senjata sementara antara Iran dan Amerika Serikat. Ini memberi diplomasi sebuah kesempatan, pada saat dunia berada di ambang eskalasi berbahaya."

Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan bahwa Teheran akan memulai pembicaraan lanjutan dengan Amerika Serikat pada Jumat di Islamabad, Pakistan.

Langkah ini dinilai sebagai kelanjutan dari upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas kawasan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TAUD Laporkan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus ke Bareskrim
• 9 jam laludetik.com
thumb
Misteri Ekspresi Lelah V BTS Terjawab, Ternyata Karena Hal Ini
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ibas Dorong PATRIA Jadi Mitra Kritis dan Agen Perubahan
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Video Minum Oli Viral di Sosmed, MUI Sulsel: Haram!
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Mensos dan Wamensos Hadiri Taklimat di Istana
• 52 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.