Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tetap optimistis timnya mampu membalikkan keadaan saat bertandang ke markas Bayern Munich pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026.
Laga penentuan tersebut akan digelar di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) WIB, setelah Los Blancos tertinggal agregat 1-2 usai kalah di leg pertama di Santiago Bernabeu.
“Ini tidak akan mudah, tetapi jika ada tim yang bisa menang di Munich, itu adalah Real Madrid,” tegas Arbeloa, dikutip dari laman resmi klub, Rabu.
Pada leg pertama, Madrid sebenarnya sempat membuka asa lewat gol Kylian Mbappe pada menit ke-74. Namun, mereka harus mengakui keunggulan Bayern yang lebih dulu mencetak dua gol melalui Luis Diaz (41’) dan Harry Kane (46’).
Meski menghadapi misi berat di Jerman, Madrid punya alasan untuk percaya diri. Sepanjang musim ini, Bayern yang dilatih Vincent Kompany tergolong tangguh di kandang, bahkan baru sekali kalah di Allianz Arena, yakni saat tumbang 1-2 dari Augsburg pada Januari lalu.
Arbeloa menilai kekalahan di leg pertama lebih disebabkan oleh kesalahan timnya sendiri yang tak boleh terulang jika ingin lolos ke semifinal.
“Melawan tim seperti ini, jika Anda membuat kesalahan, Anda akan dihukum. Itulah yang harus kami hadapi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti banyaknya peluang yang gagal dimaksimalkan oleh para pemainnya, termasuk Mbappe dan rekan-rekannya. Penampilan gemilang kiper Bayern, Manuel Neuer, yang mencatatkan sembilan penyelamatan, menjadi salah satu faktor penentu.
“Jelas kami mencetak satu gol yang memberi harapan, dan sayangnya kami tidak mampu memaksimalkan peluang yang kami miliki,” tambah Arbeloa.
Secara historis, Madrid bukan tanpa peluang di Munich. Terakhir kali mereka menang di markas Bayern terjadi pada April 2018, saat gol Marco Asensio dan Marcelo membawa kemenangan 2-1 di semifinal Liga Champions.
Dengan pengalaman dan mental juara yang dimiliki, Arbeloa menegaskan timnya akan tampil habis-habisan di leg kedua.
“Dengan kepercayaan pada para pemain, kami akan pergi ke Jerman. Siapa pun yang tidak percaya, bisa tetap di Madrid, karena kami akan habis-habisan untuk meraih kemenangan di Jerman,” pungkasnya.




