Investor asing akhirnya melakukan mencatatkan aksi beli kala Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup perkasa pada perdagangan Rabu, 8 April 2026.
Berdasarkan data RTI, IHSG ditutup naik 308,18 poin atau 4,42% ke level 7.279,20, seiring meredanya tensi global setelah gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran selama dua pekan.
Pergerakan pasar didominasi tren positif, dengan 623 saham menguat, 101 saham melemah, dan 95 saham stagnan. Aktivitas perdagangan juga terbilang ramai, dengan volume mencapai 42,4 miliar lembar saham dan frekuensi 2,4 juta kali transaksi. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp22,1 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.774 triliun.
Di tengah penguatan indeks, investor asing membukukan net buy sebesar Rp632,88 miliar di seluruh pasar. Rinciannya, net buy di pasar reguler mencapai Rp573,21 miliar, sementara di pasar tunai dan negosiasi sebesar Rp59,67 miliar.
Saham dengan pembelian bersih terbesar oleh asing dipimpin PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) senilai Rp142,8 miliar, dengan harga saham ditutup naik 7,69% ke Rp3.780. Disusul PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp142,54 miliar, meskipun sahamnya ditutup turun 3,32% ke Rp10.200.
Baca Juga: Efek Damai Sementara AS–Iran, IHSG Hari Ini Ditutup Lompat 4,42% ke 7.279
Baca Juga: Saham Ini Berpotensi Turun Bobot Meski FTSE Pertahankan Status Indonesia
Saham Incaran AsingMerujuk data Stockbit, berikut saham incaran asing pada perdagangan Rabu (8/4)!
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp142,8 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp142,54 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp96,09 miliar
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp93,47 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp92,53 miliar
- PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp90,55 miliar
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp79,55 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp61,30 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp57,20 miliar
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp40,82 miliar
Di sisi lain, saham yang paling banyak dilepas asing dipimpin PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp365,79 miliar, diikuti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp284,39 miliar, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp96,54 miliar.




