RKAB Dipangkas, Manajemen Resource Alam (KKGI) Beber Dampaknya

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) mengungkapkan adanya penurunan volume produksi batubara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pada entitas anak Perseroan menyusul kebijakan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Perseroan menyampaikan bahwa entitas anak Perseroan, PT Insani Baraperkasa, selaku pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), telah mengajukan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) Tahun 2026 kepada instansi yang berwenang," kata Direktur KKGI, Agoes Soegiarto.

Dalam pengajuan tersebut, PT Insani Baraperkasa mengusulkan target produksi sebesar 4.000.000 metrik ton (MT). Namun, berdasarkan persetujuan yang diterima pada 6 April 2026, volume produksi yang disetujui hanya sebesar 2.248.398 MT.

Penurunan signifikan ini akan berdampak pada kinerja Perseroan, mengingat entitas anak tersebut terkonsolidasi dalam laporan keuangan KKGI.

"Dengan asumsi harga jual rata-rata batubara pada saat laporan keterbukaan informasi ini disusun, perbedaan volume produksi tersebut secara indikatif dapat berdampak pada penurunan potensi pendapatan Perseroan cukup signifikan di atas 20% dibandingkan dengan proyeksi produksi sebesar 4.000.000 MT," terang Agoes.

Baca Juga: RKAB Batu Bara, ESDM Setujui Lebih dari 580 Juta Ton

Baca Juga: Bahlil Tegaskan Belum Ada Kebijakan Baru Terkait RKAB Batu Bara dan Nikel

Meski demikian, manajemen menegaskan akan mengambil berbagai langkah strategis, termasuk efisiensi operasional, guna memitigasi dampak penurunan produksi terhadap kinerja keuangan Perseroan.

Perseroan juga memastikan akan tetap mematuhi seluruh ketentuan regulasi yang berlaku serta menjaga transparansi informasi kepada pemegang saham dan masyarakat.

"Bahwa apabila terdapat tambahan atau perubahan informasi lainnya di kemudian hari, maka akan kami sampaikan dalam keterbukaan informasi selanjutnya," tutup Agoes.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Teheran Tetap Was-was Usai Pengumuman Gencatan Senjata
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Kemenperin Fokus Penguatan Industri Kendaraan Niaga Buatan Lokal Kuasai Pasar Domestik
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Gencatan Senjata Iran Tak Berlaku di Lebanon, Israel Gempur Beirut Tanpa Peringatan
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Anggarkan Rp 2,1 Triliun Bangun Water Taxi di Bali, Menhub: Konstruksi Mulai Dibangun Agustus 2026
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
5 Jenazah Korban Longsor Deli Serdang Dimakamkan Bersamaan
• 22 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.