VIVA –Tyson Fury mengungkap sisi pribadi kehidupannya, termasuk hubungan dengan sang istri, Paris Fury, menjelang laga comeback melawan Arslanbek Makhmudov akhir pekan ini.
Setelah menelan kekalahan kedua berturut-turut dari Oleksandr Usyk pada Desember 2024, Fury sempat mengumumkan pensiun dari tinju profesional—sebuah keputusan yang sudah ia lakukan beberapa kali sebelumnya.
Kini, meski lawannya Makhmudov belum benar-benar membuktikan diri di level atas, Fury tetap optimistis. Selain kesiapan fisik, ia juga tampak sangat puas dengan kehidupan pribadinya, termasuk hubungan intim dengan Paris.
“Kehidupan cintaku sedang bagus, aku berhubungan intim setidaknya empat atau lima kali seminggu. Paris, dia benar-benar pendamping setia. Wanita ini sudah menjadi istriku selama hampir 20 tahun. Apakah dia wanita yang paling beruntung di dunia? Seratus persen," kata Fury, dilansir Sportbible
Fury bahkan membuka kemungkinan menambah anak lagi, demi mencapai target pribadi untuk memiliki sepuluh anak. Saat ini, ia sudah memiliki tujuh anak.
“Mungkin kami akan punya anak lagi, yang kedelapan, hanya untuk melihat apakah aku masih bisa. Tapi aku ingin sepuluh anak, memang dari awal tujuannya sepuluh," ucapnya.
Meski fokus pada comeback, hubungan Fury dengan sang ayah, John Fury, justru memanas. Dalam wawancara dengan Playbook Boxing, John menyatakan hubungan mereka hancur akibat tinju.
“Hubunganku dengan Tyson hancur. Tinju benar-benar menghancurkannya. Aku akan bilang di depan kamera: aku tidak pernah mengambil £10 darinya dalam hidupku dan tidak akan pernah melakukannya.”
John menegaskan ia tidak mengincar uang sang putra dan ingin publik mengingat jasanya membangun karier Tyson sejak kecil.
“Aku orang yang apa adanya – aku bilang apa yang kulihat, aku mencintainya, tapi terlalu banyak orang yang menepuk punggungnya dan memberitahu hal-hal yang tidak benar, membuatnya terlihat seperti tak terkalahkan. Padahal tidak, dan sudah lama tidak.”




