“Hilangnya Kontak” Selama 40 Menit yang Menakjubkan! Penerbangan Lintas Pertama Artemis di Sisi Jauh Bulan

erabaru.net
21 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Rekor dalam sejarah penerbangan luar angkasa manusia kembali terpecahkan pada Senin (6/4/2026)! Empat astronot dari misi Artemis II berhasil melintas di sisi jauh Bulan. Untuk pertama kalinya, publik juga dapat melihat tampilan sisi jauh Bulan melalui gambar yang dirilis oleh NASA.

Misi ini tidak hanya mencetak rekor jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia dalam penerbangan, tetapi juga mengalami momen “hilang kontak” total dengan Bumi selama 40 menit. 

Presiden Donald Trump secara langsung menelepon untuk menyampaikan ucapan selamat. Seiring perjalanan mengelilingi Bulan mendekati akhir, para astronot kini telah memulai perjalanan pulang dan diperkirakan akan kembali dengan selamat pada Jumat (10 April).

Pada pukul 13:57 waktu Pantai Timur AS hari Senin, para astronot mencapai titik terdekat dengan Bulan—sekitar 4.067 mil dari permukaan. Mereka juga mencatat rekor jarak terjauh dalam sejarah penerbangan manusia, yaitu 252.756 mil, melampaui rekor Apollo 13 yang bertahan selama 56 tahun (248.655 mil).

Astronot Artemis II, Jeremy Hansen, mengatakan:  “Yang terpenting, kami berharap momen ini dapat menginspirasi generasi sekarang dan berikutnya, sehingga rekor ini tidak bertahan lama.”

Presiden Trump mengatakan:  “Salam khusus untuk Artemis II. Hari ini kalian menciptakan sejarah dan membuat seluruh Amerika bangga. Kita akan kembali menancapkan bendera, dan kali ini bukan hanya meninggalkan jejak kaki—kita akan membangun basis permanen di Bulan, dan melangkah lebih jauh menuju Mars.”

Pada Senin malam, Artemis II sempat memasuki sisi jauh Bulan. Karena Bulan sepenuhnya menghalangi sinyal komunikasi dari Bumi, keempat astronot mengalami “hilang kontak” selama sekitar 40 menit.

Dalam perjalanan langka ini, para astronot mengamati bahwa permukaan sisi jauh Bulan yang lama berada dalam bayangan dipenuhi bekas tumbukan. Mereka juga menyaksikan fenomena “gerhana Matahari total” dari perspektif Bulan.

Astronot Artemis II, Reid Wiseman, mengatakan:  “Kami baru saja mengalami gerhana Matahari total. Kami bisa melihat korona Matahari, serta planet-planet yang tersusun, termasuk Mars. Kami semua menantikan hari ketika manusia menjadi ‘spesies antar-planet’.”

NASA juga merilis serangkaian foto menakjubkan, termasuk fenomena “Bumi terbenam” (Earthset), momen Bulan sepenuhnya menutupi Matahari, serta detail struktur cincin di Orientale Basin.

Astronot Victor Glover menambahkan:  “Garis terminator (batas terang dan gelap) sangat magis—seperti pulau-pulau bercahaya dan lembah yang tampak seperti lubang hitam. Jika Anda melangkah ke sana, rasanya seperti bisa jatuh ke pusat Bulan. Pemandangannya sangat menakjubkan—ini adalah hal paling luar biasa yang pernah saya lihat sejauh ini.”

Presiden Trump juga menyampaikan:  “Saya sangat menantikan kalian kembali dan berkunjung ke Ruang Oval Gedung Putih. Saya akan meminta Jared mengatur semuanya, dan saya juga ingin tanda tangan kalian—saya biasanya tidak meminta tanda tangan, tapi kalian pantas mendapatkannya. Seluruh dunia sedang membicarakan ini, dan kita akan merayakan pencapaian kalian.”

Setelah menyelesaikan misi bersejarah mengelilingi Bulan, Artemis II kini dalam perjalanan kembali dan diperkirakan akan mendarat di Samudra Pasifik pada Jumat minggu ini.

Laporan oleh reporter NTD, Liu Jiajia, dari Amerika Serikat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SSK Masih 10%, Pemkot Kediri Kejar Ketertinggalan dengan Target 10 SD Paripurna di 2026
• 11 jam lalurealita.co
thumb
Anggota Komisi III Dukung Usul Larangan Vape: Pengawasan Nanti di BNN-Polisi
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Usut Kemungkinan Penerimaan Suap Importasi Pakai Nominee
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menperin Siapkan Regulasi Baru: Motor BBM Fokus Ekspor, Molis untuk Pasar Domestik
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Komisi VIII DPR Apresiasi Kesiapan Haji 2026
• 22 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.