KPK Ulik Kasus Restitusi Pajak di Kalsel lewat 2 Saksi

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil saksi terkait kasus restitusi pajak di Kalimantan Selatan. Sebanyak 2 saksi diperiksa di Gedung Merah Putih KPK.

“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama FWW selaku pegawai PT Energi Batubara Lestari dan WP selaku konsultan pajak PT Energi Batubara Lestari,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip dari Antara, Kamis, 9 April 2026.

Budi menjelaskan kedua orang tersebut dipanggil dalam rangka kebutuhan penyidikan dugaan korupsi. Yakni, terkait pengajuan restitusi pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Pada 4 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan KPP Banjarmasin, Kalsel. Pada tanggal yang sama, KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono, seorang aparatur sipil negara (ASN) dan seorang swasta dalam OTT terkait proses restitusi pajak pertambahan nilai sektor perkebunan kelapa sawit.
 

Baca Juga :

Perluas Basis Pajak, DJP Pede Bisa Raup Penerimaan Rp200 Triliun

Pada 5 Februari 2026, KPK mengumumkan Mulyono (MLY), pegawai pajak KPP Madya Banjarmasin Dian Jaya Demega (DJD), dan Manajer Keuangan PT Buana Karya Bhakti Venasius Jenarus Genggor (VNZ) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengajuan restitusi pajak.

KPK menjelaskan kasus tersebut berawal dari permintaan uang apresiasi karena KPP Madya Banjarmasin karena menerima permohonan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) PT Buana Karya Bhakti.


Jubir KPK Budi Prasetyo. Foto: Metro TV/Candra

Menurut KPK, perusahaan tersebut mengajukan restitusi PPN untuk tahun pajak 2024 dengan status lebih bayar. Adapun KPP Madya Banjarmasin menemukan nilai lebih bayar sebesar Rp49,47 miliar dan dengan koreksi fiskal sebesar Rp1,14 miliar, sehingga restitusi pajaknya menjadi Rp48,3 miliar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tumbangkan Bhayangkara Presisi, LavAni juara putaran pertama
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
No Viral, No Justice: Ketika Kebijakan Negara Ditentukan Jumlah Retweet
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Mati Listrik Jakarta Hari Ini: Warga Keluhkan Gangguan hingga MRT Terdampak
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Naik Tipis, Jumlah Pemilih di Banten 9.279.458 Orang
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Pemerintah Gelontorkan Rp1,77 Triliun Agar Biaya Haji 2026 Tak Naik Meski Avtur Naik
• 21 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.