Menaker Surati Prabowo, Minta Kuota Magang Nasional 2026 Ditambah Jadi 150.000

kompas.com
22 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengusulkan penambahan kuota program magang nasional pada 2026 menjadi 150.000 peserta.

Yassierli mengaku sudah mengirim surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan itu karena melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap program magang nasional.

“Kita lihat antusiasme yang luar biasa dari peserta kemudian apresiasi dari perusahaan, kami sudah mengusulkan program magang 2026, kami mengusulkan jumlahnya naik menjadi 150.000 orang. Tapi Ibu pimpinan ini baru usulan ya, ya surat sudah kami sampaikan kepada Pak Presiden,” ujar Yassierli dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (9/4/2026).

Baca juga: Uang Saku Magang Nasional Naik Ikuti Upah Minimum 2026

Yassierli menegaskan, usulan tersebut masih menunggu persetujuan pemerintah, khususnya terkait ketersediaan anggaran.

Dia pun berharap dukungan dari sejumlah kementerian dapat mempercepat realisasi usulan untuk program tersebut.

“Kami masih menunggu ketersediaan anggaran dan semoga ini juga dengan dukungan dari apa, dari Kementerian Keuangan, dari Kemenko nanti program ini bisa kita laksanakan, sehingga harapan dari tadi para peserta magang bahwa program magang ini bisa berlanjut di tahun ini memang bisa terwujud,” kata dia.

Baca juga: Kemnaker: 102.696 Orang Ikuti Program Magang Nasional sejak Oktober 2025

Yassierli menekankan, dasar utama pengajuan tersebut adalah tingginya minat peserta dan respons positif dari perusahaan yang menyediakan program pemagangan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pada 2025, lanjut dia, jumlah peserta yang lolos seleksi program magang mencapai lebih dari 102.000 orang, tetapi sebagian peserta tercatat mengundurkan diri.

“Jadi tahun 2025 kemarin, total peserta yang lolos seleksi 102.000 sekian, karena ada beberapa yang kemudian mengundurkan diri karena sudah diterima di tempat kerja atau kemudian tidak jadi, sehingga kita meloloskan lebih dari kuota,” kata Yassierli.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggota DPR: Kepatuhan Meta ke PP Tunas bukti Komdigi buahkan hasil
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Batal Usai Israel Serangan Lebanon, Selat Hormuz Kembali Tutup
• 13 jam lalunarasi.tv
thumb
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
ASEAN-SEAMEO Luncurkan Peta Jalan PAUD Kawasan
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Usai Beli Motor Listrik, Heboh BGN Beli Kaos Kaki dengan Total Rp6,9 miliar
• 19 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.