Revitalisasi Pasar Sentral, Appi Targetkan Jadi Sentra UMKM dan Magnet Pariwisata

harianfajar
14 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan revitalisasi Pasar Sentral Makassar akan difokuskan pada penguatan sektor UMKM serta pengembangan potensi pariwisata kota.

Menurut Munafri, pasar tersebut ke depan harus benar-benar menjadi milik masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi para pedagang.

“Pasar ini harus kembali kepada masyarakat. Keuntungan dari setiap transaksi harus dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia menyebut, konsep yang disiapkan akan mengarah pada pembangunan ekosistem ekonomi yang hidup, dengan menghadirkan pelaku usaha secara masif, bukan parsial.

“Minimal ini menjadi sentra UMKM. Tapi masuknya harus masif supaya ada crowd dan terbentuk ekosistem baru,” ujarnya.

Selain itu, Munafri juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan pedagang dalam proses revitalisasi. Ia menilai sinergi menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Makassar tidak akan selesai kalau jalan sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi untuk memastikan pelayanan maksimal bagi masyarakat,” imbuhnya.

Tak hanya sebagai pusat perdagangan, Pasar Sentral juga diproyeksikan menjadi salah satu destinasi wisata kota. Munafri menilai potensi tersebut dapat berkembang jika didukung oleh penataan kawasan dan fasilitas yang memadai.

Pemerintah kota pun berencana mempelajari berbagai model pengelolaan pasar modern dari daerah lain sebagai referensi sebelum menetapkan konsep final.

Seluruh proses penyusunan konsep, lanjutnya, akan melibatkan berbagai pihak guna memastikan tidak ada pihak yang dirugikan, terutama para pedagang.

“Semua akan didiskusikan bersama pengelola dan pedagang agar konsep yang lahir benar-benar solutif,” jelasnya.

Munafri menegaskan, penguatan UMKM akan menjadi titik awal dalam proses revitalisasi, sementara konsep detailnya akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

“Intinya UMKM yang kita gerakkan terlebih dahulu, dan konsep lengkapnya segera kita sampaikan,” pungkasnya. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Alih Fungsi Lahan, Ratusan Makam Tionghoa di Cirebon Hilang
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
IHSG Ditutup Naik 0,39% ke 7.307, Ditopang Penguatan Saham BREN, DSSA & TPIA
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
ASN Magetan Mulai WFH Setiap Jumat
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Novita Hardini Soroti Beban PPN Ganda dan Minimnya Insentif Film: Industri Kreatif Kita Sedang Tercekik
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Anindya: Pabrik VKTR Berpotensi Pangkas Subsidi BBM Rp85,32 Triliun per Tahun
• 16 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.