MALANG, iNews.id - Kasus penipuan berkedok pernikahan menghebohkan Kota Malang, Jawa Timur. Seorang perempuan bernama Intan Anggraeni mengaku menjadi korban setelah suami yang baru menikahinya ternyata juga seorang perempuan.
Peristiwa ini viral di media sosial setelah video pernikahan mereka pada 3 April 2026 beredar luas. Intan yang merupakan warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mengaku sangat terpukul atas kejadian tersebut dan memilih melaporkannya ke polisi.
Intan menceritakan awal perkenalannya dengan pelaku terjadi pada Februari 2026 di tempat kerja. Hubungan keduanya berkembang cepat hingga akhirnya memutuskan menikah secara siri.
"Kenal awal Februari 2026 di tempat kerja, lalu pacaran dan memutuskan menikah 3 April lalu," katanya, Kamis (9/4/2026).
Selama menjalin hubungan, Intan mengaku tidak menemukan hal mencurigakan dari sosok pelaku yang mengaku bernama Erfastino Reynaldi.
"Selama pacaran gak ada yang mencurigakan sama sekali. Badan dan postur tubuhnya, suaranya seperti laki-laki," katanya.
Baca Juga:Tabung Gas Meldak di Cianjur, 2 Rumah Rusak Parah dan 3 Orang TerlukaPelaku juga mengaku berasal dari Jakarta dan bahkan menyebut dirinya sebagai anak seorang anggota DPR di Makassar.
Kebenaran baru terungkap saat malam pertama setelah pernikahan berlangsung.
"Tahunya pas malam pertama sehabis pernikahan. Dia meyakinkan nanti katanya akan operasi jadi laki-laki," ucapnya.
Mengetahui fakta tersebut, Intan mengaku syok dan tidak langsung berani menceritakan kepada keluarganya.
"Pas tahu dia perempuan, aku syok dan kaget. Aku gak berani cerita ke orang tua langsung nanti baru besoknya," katanya.
Selain janji akan menikah secara resmi, pelaku juga sempat memberikan iming-iming kehidupan mewah kepada korban. Intan menyebut pelaku menjanjikan akan mengajaknya ke Thailand serta menggelar pesta pernikahan di hotel mewah.
Kini, Intan bersama keluarganya telah melaporkan kasus tersebut ke Polresta Malang Kota atas dugaan penipuan identitas.
"Saya laporkan ke polisi atas dasar penipuan," ucapnya.
Hingga saat ini, keberadaan pelaku belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
#jatim




