Presiden Prabowo Serukan Transisi Energi BBM ke Listrik

tvrinews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ridho Dwi Putranto

TVRINews, Jakarta 

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyerukan percepatan transisi energi dari bahan bakar fosil menuju listrik demi menjaga kedaulatan bangsa.

Presiden Prabowo menegaskan kemandirian energi dan pangan merupakan syarat mutlak agar Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika krisis global.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026.

"Kita sadar bahwa sekarang tiap bangsa harus mandiri di bidang-bidang yang paling menentukan, yaitu di antaranya yang paling utama tentu pangan, setelah itu energi," ujar Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, negara sebesar Indonesia tidak memiliki pilihan lain selain mandiri jika ingin tetap merdeka dan bertahan hidup (survive). Energi dinilai sebagai salah satu sektor paling krusial yang menentukan masa depan bangsa.

Meskipun dunia tengah dibayangi cemas akibat krisis, Presiden mengaku tetap optimis karena Indonesia memiliki kekayaan sumber daya energi yang melimpah.

"Di tengah dunia krisis, banyak negara cemas, kita harus waspada tapi kita optimis. Kita akan menghadapi tantangan beberapa bulan yang akan datang, tapi kita punya resources, kita punya sumber-sumber yang sangat kuat," tegasnya.

Percepatan Elektrifikasi Nasional

Dalam upaya mencapai kemandirian tersebut, Presiden menginstruksikan langkah nyata untuk beralih ke energi bersih dan terbarukan. Salah satu pilar utamanya adalah elektrifikasi di sektor transportasi guna menekan ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) dari ,fosil.

"Sekarang kita harus menuju energi yang bersih, energi terbarukan. Salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik, elektrifikasi memakai listrik untuk tidak lagi memakai terlalu banyak BBM dari fosil, dari karbon," tambahnya.

Tonggak Sejarah Industri Dalam Negeri

Presiden juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif sektor industri, seperti yang dilakukan oleh PT VKTR. Ia menyebut kehadiran pabrik perakitan kendaraan listrik di Magelang ini sebagai tonggak sejarah yang membanggakan bagi putra-putri bangsa.

"Jadi inisiatif yang dilaksanakan oleh sektor industri ini adalah bersejarah, suatu tonggak yang membanggakan," kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden berharap agar inovasi seperti ini terus berkembang sehingga ketergantungan pada energi karbon bisa segera ditinggalkan dan hanya digunakan untuk keperluan strategis tertentu.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendikdasmen Gandeng Mitra Perkuat Literasi dan Numerasi Nasional
• 5 menit lalutvrinews.com
thumb
Ressa Spill Ayah Kandung Orang Aceh, Pihak Denada Akhirnya Merespons
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Gibran Bicara soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Sebut Proses Hukum Harus Berjalan Jujur
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Kedelai Melejit, Perajin Tahu di Bandung Terpaksa Naikkan Harga | SAPA SIANG
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
India Hapus Formulir Kertas, Turis Kini Wajib Pakai e-Arrival Card
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.