India resmi menggantikan formulir kedatangan berbasis kertas dengan sistem baru bernama digital e-Arrival card. Kebijakan ini berlaku wajib bagi warga negara asing, serta pemegang kartu Overseas Citizens of India (OCI), sejak 1 April 2026 lalu.
Dilansir Travel and Leisure, para turis diwajibkan mengisi formulir digital tersebut paling lambat 72 jam sebelum tiba di India. Meski sistem ini telah diperkenalkan sejak Oktober 2025, sebelumnya formulir fisik dan digital masih digunakan bersamaan untuk memastikan masa transisi berjalan lancar.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah India untuk mempercepat proses imigrasi. Perlu dicatat, digital e-Arrival card bukanlah visa, melainkan alat untuk pengumpulan data dan keamanan.
Formulir ini hanya wajib diisi oleh warga negara asing dan pemegang OCI, sementara warga negara India tidak perlu mengisinya. Inisiatif digital yang dikembangkan oleh Bureau of Immigration ini bertujuan untuk mencatat berbagai informasi penting, seperti detail kedatangan, tujuan perjalanan, serta informasi masa tinggal.
Cara Mengisi E-Arrival Card IndiaAdapun data yang perlu diisi adalah sebagai berikut:
Nama lengkap
Kewarganegaraan
Nomor paspor beserta tanggal penerbitan dan masa berlaku
Nomor telepon
Alamat email
Detail penerbangan
Tujuan kunjungan
Pengisian digital e-Arrival card dapat dilakukan melalui tiga cara, yakni:
Melalui situs resmi Bureau of Immigration
Portal Indian Visa Online
Aplikasi Su-Swagatam
Setelah formulir berhasil dikirim, pelancong akan menerima kode QR yang nantinya cukup ditunjukkan saat proses imigrasi. Kode tersebut akan dipindai oleh petugas, sehingga proses pemeriksaan menjadi lebih cepat dan praktis.





