tvOnenews.com - Juara dunia musim 2024, Jorge Martin yang saat ini memperkuat Aprilia mengatakan jika peta persaiangan MotoGP 2026 kemungkinan akan berubah saat memasuki seri Eropa yang dimulai dari Jerez.
Jorge Martin bahkan memprediksi kebangkitan Ducati Lenovo Team segera terlihat.
Awal musim MotoGP 2026 menempatkan Aprilia Racing sebagai kekuatan utama. Mereka tampil konsisten pada balapan utama yang berlangsung pada hari Minggu.
- Facebook/Aprilia
Sementara itu, rival mereka yakni Ducati belum stabil pada balapan jarak penuh.
Dari tiga seri yang sudah berjalan, Ducati baru mengamankan satu podium grand prix.
Itu diraih Fabio di Giannantonio bersama VR46 di MotoGP Brasil 2026 beberapa waktu lalu.
Juara bertahan Marc Marquez bahkan belum mampu menembus tiga besar pada balapan utama musim ini.
Sebaliknya, Aprilia tak terbendung saat balapan utama. Marco Bezzecchi menyapu kemenangan di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat.
Namun Martin yakin momentum di MotoGP 2026 akan berubah ketika mulai memasuki seri Eropa.
“Di Jerez, semuanya akan kembali normal, Ducati akan kembali normal.” kata Jorge Martin.
Pernyataan itu sejalan dengan evaluasi Manajer Ducati, Gigi Dall’Igna, yang menyebut MotoGP Amerika 2026 sebagai peringatan keras bagi pabrikan Italia tersebut.
Kebangkitan Martin sendiri jadi sorotan setelah musim 2025 terganggu cedera. Ia langsung tampil konsisten meski melewatkan tes pramusim pertama.
Martin finis keempat di Thailand, naik podium di Brasil, lalu menang Sprint COTA dengan strategi berbeda sebelum runner-up pada grand prix.
Kini ia hanya tertinggal empat poin dari Bezzecchi di puncak klasemen. Martin mengaku datang ke Austin tanpa ekspektasi besar.
“Sejujurnya, saat datang ke Austin, saya tidak menyangka akan seperti ini,” katanya.
“Saya mencoba menurunkan ekspektasi saya sedikit. Kami belum siap. Rencananya adalah melewati dua atau tiga balapan tanpa terlalu diperhatikan, terus mengumpulkan poin; posisi kelima, kedelapan, apa pun itu akan bagus.” ujar MArtin
“Akhir musim biasanya adalah waktu saya, tetapi saya tidak ingin terburu-buru.” tutupnya.
(akg)




