Jakarta, VIVA – Direktur Utama & CEO PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), Anindya Bakrie menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN, dalam memproduksi truk dan bus-bus listrik di VKTR sebagai bagian dari Bakrie Group.
Hal itu disampaikannya dalam acara peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) di Magelang, Jawa Tengah oleh Presiden Prabowo Subianto.
Anindya menjelaskan, saat ini pihaknya di VKTR sudah bisa memenuhi ketentuan dari Kementerian Perindustrian untuk mendapatkan sertifikasi TKDN mencapai 40 persen.
- [tangkapan layar]
Karenanya, hingga tahun 2028 mendatang, Anindya memastikan bahwa angka TKDN yang bisa dicapai oleh VKTR akan bisa menyentuh hingga 60 persen di tahun 2026 dan 80 persen di tahun 2028.
"Kami juga percaya bahwa dengan kekuatan mandiri, kita bisa meningkatkan TKDN yang sudah mendapat sertifikasi 40 persen dari Kementerian Perindustrian, menuju ke 60 persen di tahun ini dan 80 persen di tahun 2028," kata Anindya dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 9 April 2026.
"Kalau kita lihat, Pak Presiden, dari sejarah negara lain, di Jepang itu mereka maju dahulu dengan (memproduksi) bus dan truk sebelum ke mobil," ujarnya.
Karena itu, guna mencapai tujuan peningkatan TKDN tersebut, Anindya mengaku akan terus menjalin kerja sama dengan sejumlah produsen komponen kendaraan di tingkat lokal.
"Dan di sini, bukan saja kami dari VKTR, tapi juga mitra kami seperti mitra karoseri Pak Widodo dari Trisakti, ada dari Laksana, Adiputro, dan juga Tentrem Sejahtera," kata Anindya.
"Kemudian untuk ban ada dari Gajah Tunggal, untuk aki ada dari Auto Inovasi Sukses, lalu untuk telematika dari Erika Solusi Integrasi, dan AC dari Sejuk Sejahtera Santosa," ujarnya.




