BPOM Sebut N20 Kerap Dipakai Buat Euforia-Stres: Dampaknya Kematian

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, menjelaskan dampak buruk dari penyalahgunaan gas N2O. Dampaknya bisa jangka pendek dan jangka panjang.

Dalam jangka pendek, Ikrar mengatakan, pengguna akan mengalami masalah sosial, khususnya kendala dalam interaksi dengan lingkungan sekitarnya.

"Jangka pendeknya tentu dia akan mengalami kendala dengan sekelilingnya, aspek sosialnya," ujar Ikrar di Kantor BPOM, Jakarta Pusat, Kamis (9/4).

Sementara itu, dalam jangka panjang, penggunanya bisa mengalami ketergantungan. Namun, kata Ikrar, ketergantungan ini berbeda dari narkotika, sebab gas N2O menyebabkan ketergantungan secara psikologis.

"Jangka panjangnya bisa menyebabkan ketergantungan, khususnya ketergantungan atau adiktif secara psikologis, karena yang dirasakan itu efeknya, bukan zatnya. Beda dengan narkotika, kalau ini ketergantungan psikologis," ujar Ikrar.

Bahkan, Ikrar mengungkapkan efeknya bisa lebih parah jika dicampur dengan zat lain dan digunakan dalam dosis tinggi. Hal tersebut dapat menyebabkan kematian.

"Bisa berdampak lebih parah lagi, apalagi kalau dipadukan dengan zat-zat di luar peruntukannya dengan dosis tinggi, bisa menyebabkan sesak pernapasan atau hipoksia," tutur Ikrar.

"Ujung-ujungnya bisa meninggal," tegasnya.

Ikrar menjelaskan, gas N2O merupakan gas medis yang digunakan oleh dokter untuk sedasi pada pasien yang menjalani operasi. Oleh karena itu, penggunaannya seharusnya berada di ruang anestesi.

"Sehingga sebelum pasien itu dioperasi, dengan penggunaan gas ini pasien akan mengantuk, kemudian hilang rasa cemasnya. Itu fungsi utamanya," ucap Ikrar.

Namun, efek sedasi tersebut justru disalahgunakan untuk mencari euforia. Hal itu terjadi karena dengan menggunakannya, seakan-akan masalah telah hilang.

"Digunakan secara tidak benar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab karena ada efek euforia, efek sedasi, dan efek penghilang stres," sebut Ikrar.

"Itulah yang menyebabkan gas ini disebut gas ketawa, karena pada saat tertentu mereka merasa masalahnya hilang," imbuhnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala BGN: 21 Ribu Motor Listrik untuk Kepala Dapur MBG Buatan Bogor
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Dari Bengkel Sederhana ke Juara Dunia, Zhang Xue Jadi Ikon Nasional Lewat ZXMotor
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Kemendagri Luncurkan Pedoman Partisipasi Publik untuk Perencanaan Pembangunan Daerah
• 18 jam laluterkini.id
thumb
Kemenhaj Pastikan Pembuatan Kartu Nusuk 100 Persen Sudah Selesai, Bakal Dibagikan di Embarkasi
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Jenggot BNL dan Topi Jerami Comeback: Klaim 26 Kode Redeem FF Hari Ini 9 April 2026, Buru Harta Karun Langka!
• 17 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.