Bukukan Kenaikan Laba, OCBC NISP Tetapkan Dividen Rp1,03 Triliun 

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pembagian dividen tersebut berasal dari 20,42 persen laba bersih 2025 yang sebesar Rp5,06 triliun.

Bukukan Kenaikan Laba, OCBC NISP Tetapkan Dividen Rp1,03 Triliun (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menetapkan pembagian dividen tunai senilai Rp1,03 triliun atau setara sebesar Rp45 per saham.

Pembagian dividen tersebut berasal dari 20,42 persen laba bersih 2025 yang sebesar Rp5,06 triliun.

Baca Juga:
OCBC NISP (NISP) Bukukan Laba Bersih Rp5,1 Triliun Selama 2025, Tumbuh 4 Persen

“Rapat telah menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebagai berikut, sebesar Rp 45 per saham atau sebesar Rp1,03 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai,” kata Direktur Utama OCBC Parwati Surjaudaja dalam paparan publik RUPST di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Sementara itu, perseroan menyisihkan Rp1 miliar sebagai cadangan umum, dan sisanya akan dikelola sebagai laba ditahan.

Baca Juga:
Bank OCBC NISP Berencana Buyback Saham Rp1 Miliar, Ini Tujuannya

Sepanjang 2025, OCBC mencatat kenaikan laba 3,90 persen dari periode 2024 yang sebesar Rp4,86 triliun. 
Peningkatan profitabilitas ini salah satunya dipicu oleh kenaikan pendapatan bunga dari Rp17,81 triliun menjadi Rp17,85 triliun.

Pada tahun buku 2023 dan 2024, perusahaan membagikan dividen senilai masing-masing Rp72 per saham dan Rp106 per saham.

Baca Juga:
Pasar Kecewa Dividen, Saham OCBC NISP Anjlok 8 Persen

Selain dividen, RUPST juga merestui langkah pembelian kembali saham (buyback) sejumlah 438.000 saham, atau setara 0,002 persen dari jumlah modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Proyeksi biaya untuk aksi buyback ini mencapai Rp1 miliar, dan nominal tersebut sudah mencakup komisi untuk perantara pedagang efek serta beban-beban terkait lainnya.

Parwati menekankan pertumbuhan perusahaan yang berkualitas dengan fundamental permodalan dan likuiditas dalam kondisi kuat terus dijaga sepanjang 2025.

"Di tengah dinamika global yang menantang, Bank telah menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit yang selektif, pengelolaan risiko yang baik, serta penguatan CASA dan basis nasabah yang berkelanjutan," katanya.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkot Makassar Target 1.000 Sertifikat Aset Rampung 2026, Perkuat Akuntabilitas Daerah
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Prediksi Persita Vs Arema FC di BRI Super League: Pendekar Cisadane Cari 3 Poin, Singo Edan Datang dengan Luka
• 4 menit lalubola.com
thumb
Sejumlah Pekerja di Jakarta Belum WFH Besok, Masih Tunggu Kepastian Kantor
• 6 jam laludetik.com
thumb
Fleksibilitas Kendaraan Niaga DFSK di GIICOMVEC 2026
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Pakar Hukum Pidana Minta Penegak Hukum Tunduk pada Putusan MK terkait Kewenangan BPK
• 14 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.