Wiljan Pluim Bongkar Alasan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Simpan Paspor Ganda, Ternyata Cuma Demi Uang

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Eks pemain PSM Makassar, Wiljan Pluim mengungkapkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang memegang paspor ganda bertujuang mendapat kontrak lebih besar di klub. Hal ini diungkapkan di tengah polemik paspor di Liga Belanda.

Wiljan Pluim mengaku mengikuti perkembangan isu ini dengan serius karena memiliki pengalaman panjang di Indonesia. Mantan pemain PSM Makassar itu menilai persoalan administrasi kewarganegaraan bagi pesepak bola memang sangat rumit.

Pengalaman hidup dan bermain di Indonesia membuat Pluim merasa cukup memahami situasi yang dihadapi para pemain naturalisasi. Karena itu, ia mengaku cukup tertarik mengikuti kabar yang berkembang di Belanda dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam wawancara bersama ESPN NL, Pluim mengaku pernah kesulitan mendapatkan kepastian soal aturan kewarganegaraan tersebut. Ia bahkan mengungkap pernah mendengar langsung cerita dari beberapa pemain naturalisasi mengenai status dokumen mereka.

Playmaker PSM Makassar asal Belanda Wiljan Pluim
Sumber :
  • Instagram @wiljanpluim

“Saat itu, saya benar-benar tidak bisa mendapatkan kejelasan tentang situasi tersebut di mana pun," ujar Pluim dikutip dari ESPN NL pada Kamis (9/4/2026). 

“Ada sejumlah pemain yang sudah memiliki paspor ganda," lanjut dia.

Pluim mengatakan, obrolannya dengan sejumlah pemain naturalisasi membuka pandangan baru soal persoalan administrasi yang selama ini jarang dibahas. Ia menyebut ada cerita soal dokumen identitas Belanda yang masih disimpan meski pemain sudah berganti kewarganegaraan.

"Mereka selalu mengatakan: 'Secara teknis tidak diperbolehkan, tetapi selama Anda menyimpan kartu identitas Belanda Anda, Anda dapat memasuki negara ini tanpa visa.' Segala macam hal seperti itu," katanya.

Meski pernah lama tinggal di Indonesia dan punya karier cemerlang di Liga 1, Pluim menegaskan dirinya tak pernah tertarik mengambil jalur serupa. Menurut dia, keputusan mengganti kewarganegaraan bukan hal kecil dan harus selaras dengan prinsip hidup.

"Itu terasa tidak benar bagi saya. Mendapatkan paspor Indonesia juga tidak banyak gunanya bagi saya," ucapnya. 

Eks gelandang Borneo FC ini menyatakan, banyak pemain yang rela dinaturalisasi demi uang. Sebab, nilai kontrak yang akan diterima akan jauh lebih besar dari sebelumnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akademisi Sepakat dengan Sikap Pemerintah soal 3 TNI Gugur: Tak Hanya Terkait Kepentingan Nasional
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Menaker Usul Program Magang Nasional Tahun Ini Terima 150 Ribu Orang
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Bongkar Peredaran Narkoba, Polri Ungkap Peran Bos Tempat Hiburan Malam di Bali
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Jelang Duel Kontra Mantan Klub, Striker Asing Persis Solo Tak Ingin Sentimental: Berambisi Tambah Pundi-Pundi Gol
• 11 jam lalubola.com
thumb
Iran Lawan AS-Israel dan Fakta di Balik Penutupan Al-Aqsa yang Tak Banyak Dibahas Dunia
• 16 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.