Terkini, Makassar — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pelaku usaha sekaligus memperkuat iklim investasi di daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Aston Makassar Hotel pada Kamis (9/4) tersebut diikuti oleh pelaku usaha dari berbagai sektor.
Bimtek ini difokuskan pada peningkatan pemahaman terkait tata cara pelaporan LKPM yang benar, mudah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala DPMPTSP Kota Makassar, H. Muh. Mario Said, S.IP., M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa LKPM bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen strategis bagi pemerintah dalam memantau dan mengevaluasi realisasi investasi.
“Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) bukan hanya sekadar kewajiban administratif. LKPM adalah instrumen penting bagi pemerintah dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap realisasi investasi. Data dari LKPM menjadi referensi utama dalam menyusun kebijakan dan menentukan strategi promosi dalam peningkatan investasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan LKPM secara berkala dan akurat akan berdampak langsung pada kualitas data investasi, yang pada akhirnya mendukung perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah yang lebih tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, DPMPTSP Makassar juga menghadirkan narasumber yang memberikan pendampingan teknis, mulai dari mekanisme pengisian laporan, penggunaan sistem Online Single Submission (OSS), hingga solusi atas kendala yang kerap dihadapi pelaku usaha dalam proses pelaporan.
Selain meningkatkan pemahaman, bimtek ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berdaya saing.
“Berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kepatuhan pelaporan LKPM secara signifikan, sehingga data investasi yang diperoleh semakin akurat dan dapat menjadi dasar dalam menarik lebih banyak investor ke Kota Makassar,” tandasnya.




