Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan pembangunan stasiun KRL khusus kawasan Jakarta International Stadium (JIS) rampung pada Mei 2026. Pram menyebut hal ini sebagai hadiah ulang tahun Jakarta.
"Bulan Mei ini, bulan depan, mudah-mudahan KRL untuk JIS juga sudah selesai. Sehingga dengan demikian, bulan Juni menjadi kado ulang tahun untuk Jakarta. Orang yang akan menonton ke JIS akan menjadi jauh lebih mudah," kata Pram di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/4).
Pengerjaan proyek kolaborasi bersama PT KAI ini difokuskan pada pembangunan stasiun di sisi utara stadion yang memanfaatkan lintasan rel eksisting peninggalan masa lalu.
Selama ini, para penonton yang menggunakan kereta komuter terpaksa turun di Stasiun Ancol atau Tanjung Priok, kemudian harus menyambung perjalanan sejauh beberapa kilometer menggunakan angkot maupun ojek daring.
Selain mendirikan bangunan stasiun pemberhentian, pemerintah juga tengah mengeksekusi reaktivasi dan elektrifikasi rute lama sepanjang 16 kilometer yang membentang dari Kota Tua menuju Tanjung Priok.
Guna menyempurnakan kenyamanan pengunjung, peron baru tersebut bakal terhubung secara langsung dengan jembatan penyeberangan orang (JPO) sepanjang 466 meter.
Konstruksi selebar 6,6 meter yang didesain ramah bagi penyandang disabilitas ini akan menyambungkan area stadion secara aman dengan kantong parkir utama di Ancol.
Dengan berhentinya kereta tepat di area stadion pada pertengahan tahun nanti, para penikmat sepak bola maupun konser musik tak perlu lagi berganti kendaraan.





