Daftar Negara Paling Tidak Bahagia di 2026, Indonesia Masuk?

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Laporan terbaru tentang kebahagiaan global kembali mengungkap realitas pahit yang dialami sejumlah negara di dunia. Dalam World Happiness Report 2026, daftar negara dengan tingkat kebahagiaan terendah menunjukkan tantangan yang jauh lebih kompleks dari sekadar masalah ekonomi.

Indeks tersebut mengukur kepuasan hidup secara keseluruhan dengan mempertimbangkan berbagai indikator sosial seperti kesehatan, stabilitas, dukungan sosial, hingga kondisi ekonomi. Hasilnya menunjukkan bahwa sejumlah negara masih terjebak dalam krisis berkepanjangan yang memengaruhi kualitas hidup masyarakatnya.

Baca Juga :
Daftar Harga BBM Pertamina di Seluruh SPBU se-Indonesia Per 1 April 2026
Gaspol Kejar Pertumbuhan, BUMA Internasional Genjot Kontrak Baru dan Diversifikasi Bisnis

Data terbaru memperlihatkan banyak negara mencatat skor di bawah angka 4, yang mengindikasikan tingkat kesejahteraan yang rendah. Para ahli menilai bahwa peringkat ini lebih mencerminkan realitas kehidupan sehari-hari dibandingkan klaim kebijakan pemerintah. 

Ketimpangan terlihat jelas, di mana beberapa negara menunjukkan ketahanan, sementara lainnya terus mengalami penurunan tanpa tanda pemulihan cepat.

Berikut adalah daftar 10 negara paling tidak bahagia di dunia, sebagaimana dilansir dari Times of India, Kamis, 9 April 2026.

1. Afghanistan – skor 1,446
2. Sierra Leone – skor 3,251
3. Malawi – skor 3,284
4. Zimbabwe – skor 3,346
5. Botswana – skor 3,464
6. Yaman – skor 3,532
7. Lebanon – skor 3,723
8. Republik Demokratik Kongo – skor 3,761
9. Mesir – skor 3,862
10. Tanzania – skor 3,902

Afghanistan menjadi negara dengan tingkat kebahagiaan terendah di dunia, menempati posisi 147 dengan skor hanya 1,446. Angka ini mencolok karena juga mencatat penurunan terbesar dalam daftar, yaitu minus 2,594. 

Kondisi kehidupan di negara tersebut dilaporkan sangat sulit, dipengaruhi oleh runtuhnya ekonomi, ketidakpastian politik, serta keterbatasan akses terhadap layanan dasar.

Sierra Leone yang berada di posisi kedua terbawah mencatat skor 3,251 dengan penurunan minus 1,067. Negara ini masih berjuang untuk pulih dari krisis masa lalu, sementara sistem publik seperti kesehatan dan infrastruktur menghadapi tekanan besar.

Malawi dan Zimbabwe juga menunjukkan kondisi yang tidak jauh berbeda. Malawi mengalami tekanan akibat keterbatasan ekonomi dan gangguan iklim, sedangkan Zimbabwe menghadapi volatilitas ekonomi dan ketidakstabilan mata uang yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.

Botswana, meski relatif lebih stabil dibanding negara lain dalam daftar, tetap mencatat penurunan skor. Hal ini menunjukkan adanya tekanan baru, seperti ketimpangan ekonomi dan perubahan struktur ekonomi yang mulai terasa.

Baca Juga :
Ada Pengumuman Besar dari Game Minecraft
Daftar Mod Terbaik Resident Evil Requiem 2026, Bikin Gameplay Makin Seru
Tren Kue Lebaran 2026: Nastar Bentuk Bebek yang Lucu dan Lezat

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penjatahan dan Distribusi Tuntas, BSA Logistics (WBSA) Listing Hari Ini
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Pelaku Pencurian Kabel Jalur Whoosh Divonis 1 Tahun Penjara
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Makna di balik warna baju tahanan dalam film "Ghost in the Cell"
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Koordinator Kontras dan TAUD Datangi Mabes Polri untuk Melaporkan Kasus Penyiraman Air Keras
• 13 jam lalurealita.co
thumb
Jadwal Salat DKI Jakarta 10 April 2026
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.