Penjatahan dan Distribusi Tuntas, BSA Logistics (WBSA) Listing Hari Ini

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) bakal melantai perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/4/2026).

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) bakal melantai perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/4/2026). (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) bakal melantai perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/4/2026). Perusahaan jasa logistik tersebut menjadi emiten pertama yang IPO pada 2026.

BSA Logistics telah menuntaskan proses penjatahan efek pada Rabu (8/4/2026) dan distribusi saham pada Kamis (9/4/2026). Investor ritel yang memesan saham dengan nominal di bawah Rp100 juta terpantau hanya mendapat 1-3 lot saham, sedangkan nominal di atas Rp100 juta memperoleh sekitar 0,2-0,4 persen dari total pemesanan.

Baca Juga:
BSA Logistics (WBSA) Bidik Dana IPO Rp302 Miliar untuk Akuisisi Perusahaan dan Modal Kerja

Dalam IPO ini, BSA Logistics menerbitkan 1,8 juta saham baru atau setara dengan 20,75 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan. Dengan harga final Rp168 per saham, perseroan meraih dana sekitar Rp304 miliar sebelum dikurangi biaya emisi.

Dana IPO tersebut rencananya digunakan untuk mengakuisisi 99,99 persen saham PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL) yang dimiliki pengendali BSA Logistics lewat PT Bermuda Nusantara Logistik (BNL). 

Baca Juga:
BSA Logistics (WBSA) Gelar IPO, Tetapkan Harga Final Rp168 per Saham

WBSA dan BNL selaku penjual telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat pada 24 November 2025. Nilai transaksi pengambilalihan diperkirakan mencapai Rp215 miliar atau 72 persen dari total dana IPO.

Sementara sisanya akan dipakai  untuk modal kerja yang mencakup pendanaan operasional rutin, pengelolaan kebutuhan arus kas jangka pendek, dan pengembangan jaringan layanan logistik multimoda.

Dalam IPO ini, WBSA menunjuk OCBC Sekuritas (TP) dan Semesta Indovest Sekuritas (MG) sebagai penjamin pelaksana emisi efek serta Indo Capital Sekuritas (IU) sebagai penjamin emisi efek. MG mendapatkan porsi penjatahan terbesar sebanyak 72,07 persen, TP 27,83 persen, dan IU 0,10 persen.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Maman Ungkap Dampak Plastik Mahal terhadap UMKM
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Timnas U-17 Indonesia Matangkan Persiapan Jelang Piala AFF
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mahasiswa UI kembangkan inovasi penggunaan parfum praktis berbasis AI
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
ChatGPT untuk Belajar Makin Populer, Indonesia Masuk 5 Besar Dunia
• 19 jam lalukompas.id
thumb
Kepala MBG Sebut Motor Listrik Akan Disalurkan ke Dapur MBG di Daerah Sulit?
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.