Liputan6.com, Jakarta - KLH atau Kementerian Lingkungan Hidup mendorong Kota Kupang menjadi role model sistem pengelolaan sampah secara terpadu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Saya melihat ada komitmen yang kuat di Kota Kupang. Ini penting, karena sebagai ibu kota provinsi, Kupang seharusnya menjadi contoh. Kami ingin ada satu daerah di NTT yang bisa menjadi role model, dan Kota Kupang punya potensi itu," ujat Direktur Mitigasi Perubahan Iklim KLH Haruki Agustina di Kupang, Kamis (9/4/2026) melansir Antara.
Advertisement
Hal itu disampaikannya saat melakukan audiensi bersama Wali Kota Kupang Christian Widodo beserta jajaran pemerintah daerah. Dalam pertemuan tersebut, Haruki mengapresiasi komitmen dan langkah progresif Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dalam membenahi sistem pengelolaan sampah.
Ia secara tegas mendorong Kota Kupang tampil sebagai wajah perubahan di NTT.
Dukungan tersebut didasari peningkatan capaian pengelolaan sampah Kota Kupang dari 41,93 menjadi 50,8 berdasarkan penilaian terbaru. Meski masih dalam kategori pembinaan, tren ini dinilai sebagai sinyal positif menuju peningkatan yang lebih signifikan.
Pemerintah pusat menargetkan peningkatan lebih ambisius, dengan dorongan kenaikan hingga 15 poin, melampaui target minimal nasional.
"Kalau hanya naik 10 itu belum maksimal. Saya ingin Kota Kupang naik lebih tinggi. Kita dorong bersama agar bisa menjadi contoh nyata," terang Haruki.




