jakarta.jpnn.com - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA) mengapresiasi Polri, khususnya Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim, atas keberhasilan mengungkap kasus penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji bersubsidi.
Ketua Umum PP GPA Aminullah Siagian menyebut keberhasilan itu merupakan pencapaian luar biasa.
BACA JUGA: Arus Mudik-Balik Lebaran Terkendali, PP HIMMAH Apresiasi Polri
Menurut Aminullah, hal itu merupakan bagian upaya penegakan hukum di sektor energi.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya Polri, Kapolri, Kabareskrim Mabes Polri Komjen Syahardiantono dan khususnya Dittipidter Bareskrim Polri, atas keberhasilan membongkar 755 TKP kasus penyelewengan BBM dan elpiji bersubsidi di seluruh wilayah Indonesia dengan total 672 tersangka yang ditangkap,” ujar Aminullah Siagian di Jakarta, Kamis (9/4).
BACA JUGA: Amankan Lebaran 2026, Pemprov DKI Jakarta Gandeng TNI dan Polri
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga hak masyarakat serta melindungi keuangan negara dari praktik-praktik ilegal yang merugikan rakyat.
Aminullah menilai penyelewengan BBM dan elpiji bersubsidi sebagai kejahatan serius yang berdampak luas.
BACA JUGA: PP HIMMAH Berikan Dukungan Resmi, Polri Harus Tetap di Bawah Presiden
Menurut dia, penyelewengan itu berdampak terhadap stabilitas ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat kecil.
Dia menjelaskan kasus itu adalah masalah besar.
Menurut Aminullah, penyelewengan subsidi energi tidak hanya merugikan negara secara finansial.
"Hal itu juga menghambat akses masyarakat terhadap energi yang seharusnya mereka nikmati,” kata Aminullah. (Jos/jpnn)
Redaktur & Reporter : Ragil



