Terkini, Makassar — Bank Sulselbar kembali mencatatkan prestasi dengan meraih dua penghargaan pada ajang Gerakan Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (Gerak Syariah) 2026 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026, program nasional OJK yang digelar sepanjang bulan Ramadan guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap prinsip, produk, dan layanan keuangan berbasis syariah.
Melalui berbagai aktivitas seperti edukasi publik, kompetisi konten digital, literasi berbasis komunitas, hingga kolaborasi lintas sektor, program ini mendorong keterlibatan aktif industri jasa keuangan dalam memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia.
Dalam acara puncak yang digelar di Makassar, Bank Sulselbar berhasil meraih dua penghargaan, yakni:
Bank Sulselbar meraih dua penghargaan pada ajang Gerak Syariah OJK 2026 di Makassar sebagai bentuk komitmen terhadap literasi dan inklusi keuangan syariah1. Pemenang Lomba Konten Sosial Media Terviral
2. Pemenang Kategori Literasi Keuangan Syariah Tersmasif
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Bank Sulselbar dalam menyampaikan edukasi keuangan syariah secara kreatif, adaptif, dan berdampak luas, khususnya melalui pemanfaatan platform digital yang selaras dengan perkembangan perilaku masyarakat.
Penghargaan secara simbolis diterima oleh Rakhmat Nur Kadir selaku Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar.
Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat literasi keuangan syariah.
“Penghargaan ini menjadi penguatan atas komitmen Bank Sulselbar dalam mendorong literasi keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Bagi kami, literasi keuangan syariah bukan sekadar program, tetapi bagian dari tanggung jawab untuk tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari perspektif kepatuhan, literasi keuangan syariah memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik serta menjaga integritas industri keuangan.
“Sebagai fungsi kepatuhan, kami memastikan setiap inisiatif tidak hanya memenuhi ketentuan regulator, tetapi juga sejalan dengan prinsip transparansi, perlindungan konsumen, dan tata kelola yang baik. Literasi yang kuat akan mendorong masyarakat mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak dan bertanggung jawab,” urainya.
Partisipasi aktif Bank Sulselbar dalam ajang ini mencerminkan peran strategis sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas literasi masyarakat serta mendukung agenda nasional pengembangan ekosistem keuangan syariah.
Ke depan, Bank Sulselbar berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi layanan berbasis syariah, memperluas jangkauan edukasi, serta menghadirkan program-program yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan bagi masyarakat.




