Bisnis.com, JAKARTA — Tim Formula 1 McLaren merekrut insinyur balap senior Gianpiero Lambiase sebagai Chief Racing Officer, memperkuat struktur manajemen tim di lintasan.
Lambiase saat ini merupakan race engineer bagi juara dunia empat kali, Max Verstappen, sekaligus menjabat sebagai Head of Racing di Red Bull Racing. Ia telah bekerja bersama Verstappen sejak 2016 dan menjadi sosok penting di balik sejumlah gelar juara dunia pembalap asal Belanda tersebut.
Red Bull mengonfirmasi Lambiase akan meninggalkan tim setelah kontraknya berakhir pada 2028. Hingga saat itu, ia tetap menjalankan perannya sebagai race engineer Verstappen serta kepala divisi balap di tim yang berbasis di Milton Keynes tersebut.
Di McLaren, Lambiase akan melapor langsung kepada Team Principal Andrea Stella dan memimpin koordinasi operasional tim balap selama akhir pekan lomba.
Posisi Chief Racing Officer sebelumnya juga berada di bawah tanggung jawab Stella sehingga perekrutan ini diharapkan memperkuat struktur kepemimpinan tim di lintasan.
Langkah McLaren mengamankan Lambiase dipandang sebagai perekrutan strategis di tengah persaingan ketat Formula 1. Selain itu, perekrutan tersebut juga menambah daftar tokoh penting Red Bull yang direkrut McLaren dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Rob Marshall dan Will Courtenay.
Di sisi lain, perekrutan Lambiase juga memicu spekulasi mengenai masa depan kepemimpinan McLaren. Saat ini tim dipimpin oleh Andrea Stella, race engineer asal Italia yang menjabat sebagai Team Principal sejak 2023 dan sebelumnya lama berkarier di Ferrari sebagai race engineer bagi sejumlah pembalap top, salah satunya Kimi Räikkönen.
Sejumlah rumor yang beredar di media sosial dan komunitas paddock menyebut Ferrari tertarik merekrut Stella kembali ke Maranello, bahkan disebut-sebut telah ada pembicaraan awal mengenai kemungkinan kerja sama di masa depan.
Namun hingga kini tidak ada konfirmasi resmi dari Ferrari maupun McLaren mengenai kabar tersebut.
Sumber di McLaren sendiri sebelumnya menyatakan Stella masih memiliki kontrak jangka panjang dengan tim dan tetap berkomitmen memimpin proyek jangka panjang mereka di Formula 1.





