Muhaimin: Ekonomi Indonesia Kuat, Tak Perlu Panik Soal BBM

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah mulai menguatkan narasi stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global sebagai upaya meredam potensi kepanikan publik. Pernyataan optimisme yang disampaikan pejabat tinggi dinilai menjadi bagian dari strategi menjaga kepercayaan terhadap kondisi ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat meskipun dunia dilanda konflik dan tekanan geopolitik. Ia menyebut pemerintah akan bekerja maksimal untuk memastikan ketahanan ekonomi tetap terjaga.

"Yang pertama, kita optimistis dan sudah menunjukkan fakta bahwa ekonomi kita kuat menghadapi berbagai kondisi global terutama perang. Insya Allah kita akan bekerja total untuk kita memiliki daya tahan atau daya kekuatan menghadapi krisis yang terjadi di tingkat global terutama akibat perang. Kita kuat, fondasi ekonomi kuat," ujar Muhaimin dikutip dari ANTARA.

Selain itu, pemerintah juga menegaskan komitmen menjaga stabilitas harga energi sebagai salah satu faktor utama ekonomi domestik. Kebijakan ini menjadi penting karena harga bahan bakar memiliki dampak luas terhadap inflasi dan daya beli masyarakat.

"Insya Allah sampai akhir tahun tidak akan ada kenaikan harga BBM sehingga tidak perlu panik, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," kata Muhaimin.

Penegasan itu memperlihatkan upaya pemerintah menahan gejolak psikologis di masyarakat.

Pernyataan itu merujuk pada arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kerja kabinet yang menekankan stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah berupaya memastikan bahwa kebijakan yang diambil mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus menahan tekanan eksternal.

Di sisi lain, Presiden juga mendorong seluruh jajaran pemerintahan untuk mempercepat transformasi nasional. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat daya tahan ekonomi.

"Pejabat mulai menteri sampai birokrat diberi arahan oleh Presiden untuk tidak main-main, untuk betul-betul kerja keras. Tidak ada waktu untuk berhenti di dalam membangun percepatan transformasi bangsa," ujar Muhaimin.

Arahan tersebut menegaskan pentingnya kinerja pemerintah dalam menghadapi tantangan global.

Kebijakan menjaga stabilitas dan memperkuat kinerja birokrasi menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada kondisi saat ini, tetapi juga pada keberlanjutan ekonomi ke depan. Kombinasi antara narasi optimisme dan langkah konkret menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.

Dalam konteks global yang penuh ketidakpastian, persepsi terhadap ekonomi menjadi faktor yang tidak kalah penting dari kondisi riil. Pemerintah berupaya memastikan bahwa stabilitas tidak hanya terjadi secara faktual, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat.

Optimisme yang disampaikan pemerintah bukan sekadar retorika, melainkan bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi nasional. Kepercayaan publik menjadi modal utama dalam menghadapi tekanan global yang terus berkembang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BULD DPD RI soroti regulasi koperasi tak sinkron pusat dan daerah
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Suara Surabaya Terima Laporan 3 Motor Raib Hari Ini, TKP di Tenggilis, Darmo Kali, dan Sambikerep
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dikabarkan Alami Kecelakaan Tunggal, Begini Kondisi Fajar Sadboy
• 15 jam lalucumicumi.com
thumb
Peran industri dinilai strategis terhadap pajak kripto Rp1,96 triliun
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
PBB Kecam Serangan Israel di Lebanon: Mengerikan dan Ancam Perdamaian Timur Tengah
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.