Netanyahu Sebut Tak Ada Gencatan Senjata di Lebanon

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Tel Aviv: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada bahwa ‘tidak ada gencatan senjata di Lebanon, meskipun telah memerintahkan dimulainya negosiasi langsung dengan Beirut.

Dalam pernyataan video yang diposting di perusahaan media sosial AS X, Netanyahu mengatakan: "Tidak ada gencatan senjata di Lebanon sampai keamanan dipulihkan bagi penduduk di utara (pemukiman), Hizbullah dilucuti senjatanya, dan kesepakatan perdamaian tercapai."

Terlepas dari intensitas pengboman Israel terhadap Lebanon, ia mengklaim bahwa ia sedang berupaya mencapai "perdamaian sejati dari posisi yang kuat."

"Pencapaian yang diraih Israel telah membawa transformasi dalam hubungannya dengan negara-negara yang sebelumnya tidak berada dalam lingkup hubungan," tambah Netanyahu.

Hingga pukul 20.50 waktu setempat, belum ada tanggapan resmi dari Lebanon terhadap pengumuman Netanyahu.

Sebelumnya pada Kamis, Netanyahu mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa ia telah menginstruksikan para pejabat untuk memulai negosiasi langsung dengan Beirut “sesegera mungkin,” meskipun serangan udara Israel terus berlanjut di seluruh Lebanon.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa negosiasi akan fokus pada pelucutan senjata Hizbullah dan membangun “hubungan damai” antara Israel dan Lebanon.

AS akan menjadi tuan rumah pembicaraan gencatan senjata Israel-Lebanon minggu depan, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi kepada Anadolu.

Menurut portal berita AS, Axios, seorang pejabat senior Israel mengatakan pembicaraan tersebut diperkirakan akan dimulai minggu depan.

Pertemuan pertama dilaporkan akan berlangsung di Kementerian Luar Negeri di Washington, dengan pihak AS dipimpin oleh Duta Besar untuk Lebanon Michel Issa.

Duta Besar Israel untuk Washington, Yechiel Leiter, akan mewakili negara tersebut, sementara Duta Besar Nada Hamadeh-Moawad akan menjadi bagian dari delegasi Lebanon.

Saluran 14 Israel melaporkan bahwa negosiasi “akan dilakukan di bawah tembakan,” mencerminkan eskalasi militer yang sedang berlangsung di Lebanon selatan.

Channel 13, mengutip seorang pejabat Israel, mengatakan bahwa Tel Aviv mungkin akan mengurangi serangannya saat ini terhadap Lebanon “menyusul tekanan AS.”

Harian Israel Hayom, mengutip seorang pejabat setempat, mengatakan arahan Netanyahu untuk memulai pembicaraan dengan Lebanon bertujuan untuk mengurangi tekanan internasional yang meningkat terhadap Israel.

Namun, anggota parlemen Hizbullah Ali Fayyad memperbarui penolakannya terhadap negosiasi langsung dengan Israel, menyerukan pemerintah Lebanon untuk menegakkan gencatan senjata sebagai prasyarat sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Kami menyerukan pemerintah Lebanon untuk mematuhi gencatan senjata sebagai prasyarat sebelum melangkah ke langkah selanjutnya,” kata Fayyad dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh kantor berita negara Lebanon, NNA.

Ia juga menuntut pemerintah untuk mendesak penarikan Israel, penghentian permusuhan, dan kembalinya penduduk yang mengungsi ke kota dan desa mereka.

Sebelumnya, Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan bahwa gagasan gencatan senjata dengan Israel, diikuti oleh negosiasi langsung, mulai mendapatkan momentum positif secara internasional.

Tentara Israel meningkatkan serangan udara di seluruh Lebanon sejak Rabu, menewaskan sedikitnya 303 orang dan melukai 1.150 lainnya meskipun ada pengumuman gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran.

Meskipun mediator Pakistan dan Teheran mengatakan gencatan senjata tersebut mencakup Lebanon, Washington dan Tel Aviv membantah hal itu.

Serangan Israel yang meluas di Lebanon sejak 2 Maret telah menewaskan 1.888 orang dan melukai 6.092 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa Flores Timur Rusak 2 Sekolah di Pulau Solor, Siswa Diliburkan
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Joko Anwar Ungkap Fobia Trypophobia di Balik Poster Film “Ghost in the Cell” yang Sarat Kritik Sosial
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Terapkan WFH Setiap Jumat, Menag: Bagian Transformasi Budaya Kerja
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Terbukti Terima Suap dari Pihak Sungai Budi Grup, Dirut Inhutani V Dihukum 4 Tahun Penjara
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Menperin Siapkan Regulasi Baru: Motor BBM Fokus Ekspor, Molis untuk Pasar Domestik
• 16 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.