Sebagian besar rakyat Amerika Serikat setuju bila Presiden mereka, Donald Trump dimakzulkan. Trump dianggap telah memicu perang Iran dan membuat sejumlah kebijakan kontroversial.
Newsweek melaporkan bahwa dalam survei yang diterbitkan pada hari Rabu (8/4) waktu setempat, 52 persen pemilih terdaftar mendukung pemakzulan Trump, dibandingkan dengan 40 persen yang menentangnya.
Dilansir Press TV, Kamis (9/4/2026), sebanyak 790 orang berpartisipasi dalam survei ini, yang diprakarsai oleh dua kelompok yang menentang perang Trump terhadap Iran dan kebijakan lainnya: organisasi advokasi progresif Impeach Trump Again dan Free Speech for People.
Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa satu dari tujuh Republikan mendukung proses pemakzulan Trump.
Menurut laporan Newsweek tersebut, jajak pendapat ini dilakukan oleh John Bonifaz, presiden dan salah satu pendiri Free Speech for People, untuk perusahaan jajak pendapat progresif veteran Celinda Lake. Jajak pendapat ini memiliki margin kesalahan 3,9 persen.
"Ini adalah hasil yang belum pernah terjadi sebelumnya di awal masa jabatan presiden," kata Bonifaz dalam konferensi pers.
(rdp/rdp)





