IHSG Reli 3 Hari Beruntun, Intip Proyeksi Teknikal dan Sentimennya

idxchannel.com
19 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat tajam pada Jumat (10/4/2026), membukukan reli kenaikan 3 hari berturut-turut

IHSG Reli 3 Hari Beruntun, Intip Proyeksi Teknikal dan Sentimennya. (Foto: Freepik)

IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat tajam pada Jumat (10/4/2026), membukukan reli kenaikan 3 hari berturut-turut dan berpotensi mencatatkan kinerja mingguan positif.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.20 WIB, IHSG melonjak 1,90 persen ke 7.446,41. Nilai transaksi mencapai Rp6,95 triliun dan volume perdagangan 15,83 miliar saham.

Baca Juga:
IHSG Rebound, Mirae Asset Ingatkan Risiko Koreksi Jangka Pendek

Sebanyak 470 saham naik, 178 saham turun, dan 311 sisanya stagnan.

Saham konglomerat raksasa hingga bank besar menjadi penopang indeks hari ini.

Baca Juga:
Saham BSA Logistics (WBSA) ARA 35 Persen saat Debut di Bursa

IHSG dinilai melanjutkan fase rebound setelah mampu bertahan di area support 6.920-7.020 dan menembus resistance kunci 7.340.

Analis BRI Danareksa Sekuritas melihat perbaikan momentum mulai terlihat dari penguatan MACD dan peningkatan volume perdagangan.

Baca Juga:
Bursa Asia Menguat di Tengah Harapan Damai Timur Tengah

Dalam risetnya, BRI Danareksa Sekuritas menyebut bias jangka pendek IHSG berada pada kisaran neutral to bullish, dengan support minor di area 7.300-7.340 dan resistance di rentang 7.500-7.580.

Dari sisi global, rencana negosiasi Israel dan Lebanon dinilai membantu meredakan risiko geopolitik kawasan serta memperkuat stabilitas gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Selain itu, penguatan bursa saham AS turut mencerminkan kembali munculnya sentimen risk-on di pasar global.

Sementara dari domestik, perhatian investor tertuju pada MSCI Index Review Mei 2026 yang akan diumumkan pada 12 Mei dan berlaku efektif 1 Juni.

BRI Danareksa Sekuritas menilai pertemuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan MSCI pada pekan ketiga April menjadi momen penting untuk menilai apakah perbaikan struktur pasar Indonesia telah memenuhi standar investability.

Katalis lainnya berasal dari revisi metodologi free float MSCI, termasuk penggunaan klasifikasi investor yang lebih granular hingga sekitar 39 kategori serta peningkatan transparansi kepemilikan saham di atas 1 persen. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masuki Usia 25 Tahun, Intelix Group Perkuat Fondasi Menuju IPO 2027
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bahlil Angkat Bicara soal Rencana Inpex Pasok LPG ke Indonesia
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Ikhtiar Perluas Pasar, UMKM dan Industri Hotel Duduk Satu Forum
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Produsen Cat Avian (AVIA) Siap Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Pramono Minta Gangguan Perjalanan MRT dan LRT Akibat Padam Listrik Tak Terulang Lagi
• 17 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.