Seorang pemuda berinisial MH (20) nekat membacok kakak kandungnya, BW (31), karena tak terima ditegur usai diduga mengintip adik iparnya yang sedang mandi. Peristiwa itu terjadi di wilayah Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis (9/4).
Kapolsek Cakung, AKP Andre Tri Putra, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian bermula saat korban bersama istrinya, NA, dan adik iparnya, T, sedang berada di rumah.
Saat itu, korban mendengar T mengadu kepada istrinya bahwa pelaku telah mengintipnya di kamar mandi. Mendengar hal tersebut, BW pun langsung menegur adik kandungnya itu.
"Seketika korban mendengar kejadian tersebut dan langsung menegur MH. Namun usai ditegur MH tidak terima," ujar Andre dalam keterangannya, Kamis (9/4).
Cekcok mulut sempat terjadi antara kakak beradik ini. Namun, situasi memanas ketika pelaku tiba-tiba mengambil sebilah golok yang disimpan di dalam lemari dan langsung menyerang korban secara membabi buta.
"Pelaku langsung membacok korban dan mengenai bagian kepala korban dan seketika korban berteriak dan langsung lari keluar rumah dan sempat hendak dikejar kembali oleh pelaku, namun tidak kena," jelas Andre.
Usai melukai kakaknya, pelaku langsung melarikan diri sambil membawa senjata tajam tersebut. Sementara itu, korban yang bersimbah darah segera dilarikan ke RS Persahabatan, Rawamangun, untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Cakung segera bergerak cepat melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk melacak keberadaan pelaku. Tak butuh waktu lama, MH berhasil diringkus pada hari yang sama sekitar pukul 11.30 WIB.
MH diamankan petugas saat berada di sekitar area Perumahan Aneka Elon, Cakung, Jakarta Timur.
"Pada hari Kamis, 9 April 2026 sekitar jam 11.30 WIB sesaat setelah kejadian, diduga pelaku berhasil diamankan oleh petugas Unit Reskrim Polsek Cakung diduga pelaku MH," tambahnya.
Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah golok yang dibawa pelaku saat penangkapan. Saat ini, MH beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Cakung guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga tengah menunggu hasil visum et repertum korban dari pihak rumah sakit.





