Weda Bay Nickel Raih Sertifikasi ISO 14001 dan 45001 Perkuat ESG

mediaindonesia.com
16 jam lalu
Cover Berita

PT Weda Bay Nickel (WBN) secara resmi mengumumkan keberhasilannya memperoleh dua sertifikasi standar internasional utama, yakni ISO 14001 untuk Sistem Manajemen Lingkungan dan ISO 45001 untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Pencapaian ini diraih setelah perusahaan melalui proses audit independen yang ketat oleh lembaga sertifikasi internasional. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerangka kepatuhan (compliance) serta praktik operasional yang bertanggung jawab di wilayah operasional mereka di Maluku Utara.

Komitmen Terhadap Peta Jalan ESG

Perolehan sertifikasi ini merupakan bagian integral dari perjalanan berkelanjutan Weda Bay Nickel dalam memenuhi peta jalan Environmental, Social, and Governance (ESG). Di tengah sorotan global terhadap industri pertambangan nikel, standar ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.

Baca juga : Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Penjualan Bijih Nikel di Malut

ISO 14001 memberikan penilaian terhadap efektivitas sistem pengelolaan aspek lingkungan, termasuk identifikasi risiko dan mitigasi dampak operasional. Sementara itu, ISO 45001 menetapkan standar tinggi dalam manajemen K3 guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan menjaga kesehatan seluruh tenaga kerja.

Cakupan Sertifikasi:
  • Seluruh kegiatan operasional pertambangan di Maluku Utara.
  • Seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam ekosistem perusahaan.
  • Verifikasi lapangan dan peninjauan dokumentasi sesuai standar global.
Meningkatkan Daya Saing Global

Kepala Teknik Tambang PT Weda Bay Nickel, Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan strategi untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional.

“Sertifikasi ISO 14001 dan ISO 45001 mencerminkan pendekatan terstruktur kami dalam memastikan operasi yang aman serta peningkatan kinerja lingkungan secara berkelanjutan. Standar ini menjadi elemen penting dalam menjaga keandalan operasional dan memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan global,” ujar Iwan.

Relevansi dalam Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Saat ini, industri baterai dan kendaraan listrik (EV) dunia menuntut transparansi tinggi dalam rantai pasok. Sertifikasi internasional menjadi acuan utama bagi pelanggan global dalam mengevaluasi pemasok. Dengan standar ISO ini, Weda Bay Nickel memperkuat kredibilitasnya sebagai penyedia bahan baku yang diproduksi secara etis dan aman.

Ke depan, perusahaan memastikan bahwa sistem manajemen yang telah tersertifikasi ini akan terus dievaluasi melalui audit internal berkala dan tinjauan berkelanjutan. Hal ini dilakukan untuk memastikan operasional perusahaan tetap sejalan dengan dinamika regulasi dan standar industri global yang terus berkembang. (Z-1)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kawasan Sudirman Lengang di Hari Pertama WFH ASN
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Tetap Menyediakan Layanan Publik dan Pemeriksaan Saksi Meski WFH Diterapkan
• 13 jam lalunarasi.tv
thumb
Menikmati Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng: Berburu Jajanan-Layar Tancap
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Enak-enaknya Saja, Suruh Orang Berebut
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Krisis Energi Parah, Negara Miskin ‘Bakar’ Triliunan Rupiah Demi BBM
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.