Kasatpel Perhubungan Mampang Prapatan Diberi SP Buntut Manipulasi Laporan JAKI

kompas.com
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Mampang Prapatan dikenai surat peringatan usai petugas mengubah dokumentasi foto dengan perbedaan waktu (timestamp) parkir pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

"Atas kejadian tersebut, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan telah mengambil langkah tegas berupa pemberian teguran keras dalam bentuk surat peringatan kepada Kepala Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Mampang Prapatan beserta jajaran yang terlibat agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu dikutip Antara, Jumat (10/4/2025).

Dia mengatakan pihaknya mengakui adanya kekurangan dan ketidaksesuaian dalam proses administrasi pelaporan, khususnya terkait penggunaan dokumentasi foto dengan perbedaan waktu (timestamp), yang menimbulkan persepsi kurang tepat di masyarakat.

Baca juga: Inspektorat DKI Akan Periksa Petugas Dishub yang Manipulasi Foto Laporan JAKI

Oleh sebab itu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul terkait beredarnya laporan di media sosial mengenai dugaan ketidaksesuaian dokumentasi dalam penanganan aduan masyarakat melalui aplikasi JAKI.

“Kami memohon maaf atas kejadian ini. Hal ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk terus meningkatkan ketelitian, integritas, dan profesionalisme dalam setiap proses penanganan dan pelaporan aduan masyarakat,” ujar Bernad.

Selain itu, kata dia, lokasi yang dilaporkan memang merupakan titik yang kerap terjadi pelanggaran parkir liar dan aktivitas pedagang kaki lima (PKL).

Penanganan terkait permasalahan tersebut selama ini dilakukan secara rutin melalui operasi angkut jaring, operasi cabut pentil (OCP) dan penertiban terpadu bersama unsur TNI dan Polri.

Dalam mekanisme penanganan aduan melalui JAKI, proses tindak lanjut dilakukan secara berjenjang, mulai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga ke tingkat Satuan Pelaksana Kecamatan untuk ditindaklanjuti di lapangan.

Baca juga: Belum Reda Kasus PPSU, Dishub DKI Juga Diduga Manipulasi Foto Laporan JAKI

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan menegaskan kejadian tersebut menjadi pembelajaran penting dalam memperkuat sistem pengawasan dan pengendalian internal.

“Ke depannya, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan serta memastikan penindakan di lapangan dilakukan secara bertanggung jawab, sesuai aturan yang berlaku, konsisten, dan berkelanjutan, sehingga setiap aduan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan akuntabel,” tegas Bernad.

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif menciptakan ketertiban, khususnya terkait parkir dan lalu lintas, demi mewujudkan Jakarta yang lebih tertib dan nyaman bagi semua.

Sebelumnya, Pemprov DKI membenarkan adanya manipulasi tanda waktu atau timestamp pada laporan JAKI oleh petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Saat Foto Laporan JAKI Dimanipulasi...

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kasus tersebut sempat viral dan menjadi sorotan hangat di media sosial setelah diunggah oleh akun Threads @glensaimima pada Rabu (8/4).

Pada foto pertama, terdapat timestamp otomatis dari aplikasi yang menunjukkan tanggal 25 Oktober 2025 pukul 08.40 WIB. Sedangkan, timestamp yang tersemat pada foto kedua menunjukkan tanggal 23 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Gencarkan Perang Lawan Obesitas, Warga China Berbondong Ikut Program Diet
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
WFH ASN Berlaku, Jakarta Lebih Lengang dari Biasanya
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Kemenkes soal Bayi Nyaris Dibawa Orang di RSHS: Sudah Diselesaikan, Murni Khilaf
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Catatkan Kemenangan Pertama di Final Four Proliga 2026, Darko Dobreskov Ungkap Kunci Kemenangan Popsivo atas JEP
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Update Restorative Justice Rismon Sianipar di Kasus Ijazah Jokowi, Ini Kata Polda Metro Jaya
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.