84 Peserta Berebut Kursi Kepala Puskesmas, Seleksi Transparan Digelar Pemkot Makassar

terkini.id
18 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham terus mendorong reformasi birokrasi, khususnya pada sektor layanan kesehatan dasar melalui penataan sumber daya manusia di Puskesmas.

Sebanyak 47 Puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan menjadi fokus penguatan, guna menghadirkan layanan kesehatan yang lebih optimal, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk wilayah kepulauan.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah pelaksanaan seleksi terbuka Kepala Puskesmas (Kapus) secara transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi.

Kebijakan ini sekaligus menjadi upaya mengakhiri praktik pengisian jabatan oleh pelaksana tugas (Plt) yang telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa seleksi ini bertujuan menghadirkan kepemimpinan definitif dengan kewenangan penuh dalam mengelola fasilitas layanan kesehatan.

“Dengan langkah ini, Kepala Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan diharapkan mampu bertransformasi menjadi institusi yang lebih adaptif, inovatif, dan responsif dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Seleksi Ketat, 84 Peserta Disaring Berlapis

Proses seleksi yang telah berlangsung sejak Maret 2026 kini memasuki tahap akhir. Sebanyak 84 peserta mengikuti rangkaian seleksi berjenjang yang meliputi tes tertulis, uji kompetensi, hingga wawancara mendalam.

Pemkot Makassar juga menghadirkan pendekatan baru dengan membuka kesempatan yang setara bagi seluruh tenaga kesehatan. Tidak hanya dokter, tetapi juga bidan serta lulusan kesehatan masyarakat diberikan peluang yang sama untuk mengikuti seleksi.

Kebijakan ini menandai perubahan paradigma dalam tata kelola SDM kesehatan yang lebih menitikberatkan pada kompetensi dan kapasitas, bukan semata latar belakang profesi.

Terapkan Prinsip “The Right Man on The Right Place”

Munafri menegaskan bahwa selain menggunakan sistem merit dalam pengelolaan aparatur sipil negara, pemerintah kota juga mengedepankan prinsip the right man on the right place dalam menentukan pejabat strategis.

“Saya ingin proses ini berjalan dengan baik agar benar-benar menghasilkan orang yang tepat di posisi yang tepat,” tegasnya.

Menurutnya, pendekatan ini penting agar Kepala Puskesmas mampu menjalankan fungsi pelayanan secara maksimal dengan dukungan kemampuan manajerial dan inovasi yang kuat.

Akhiri Era Plt, Perkuat Kepemimpinan Definitif

Langkah ini menjadi jawaban atas kondisi sebelumnya, di mana sebagian besar jabatan Kepala Puskesmas masih diisi oleh Plt sejak 2019, yang dinilai memiliki keterbatasan dalam pengambilan keputusan strategis.

Munafri memastikan proses seleksi kini tinggal menunggu hasil akhir sebelum dilakukan pengukuhan.

“Prosesnya sudah berjalan, tinggal menunggu hasilnya. Setelah itu dilakukan scoring untuk menentukan penempatan dan kemudian dikukuhkan,” jelasnya.

Ia juga mengisyaratkan bahwa pelantikan Kepala Puskesmas akan diprioritaskan lebih dulu sebelum pengangkatan Kepala Sekolah.

Penilaian Berbasis Kompetensi dan Integritas

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari arahan langsung Wali Kota untuk memperkuat layanan kesehatan melalui kepemimpinan yang definitif.

Menurutnya, seluruh tahapan seleksi dirancang untuk mengukur kapasitas peserta secara menyeluruh, mulai dari aspek teknis hingga kepemimpinan.

Adapun indikator utama dalam penilaian meliputi:

Perencanaan dan pengelolaan Puskesmas berbasis BLUD

Kemampuan menyerap aspirasi masyarakat (DPRD dan Musrenbang)

Pelaksanaan program prioritas seperti penanganan stunting

Integritas serta pengelolaan keuangan

Kemampuan manajerial dan inovasi layanan

“Kami ingin melihat bagaimana mereka menyusun perencanaan, menjalankan program prioritas, hingga aspek integritas dan inovasi. Itu yang menjadi dasar penilaian,” ujarnya.

Saat ini, hasil seleksi masih dalam tahap penghitungan nilai dan akan segera dirapatkan bersama BKPSDMD dan Dinas Kesehatan untuk menentukan kandidat terbaik.

“Kami targetkan dalam satu minggu ini sudah selesai dan akan segera ditetapkan,” tambahnya.

Dorong Layanan Kesehatan Lebih Optimal

Pemkot Makassar menegaskan bahwa peserta dengan peringkat terbaik dan memenuhi seluruh kriteria berpeluang besar untuk diangkat sebagai Kepala Puskesmas definitif.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian program prioritas daerah di sektor kesehatan, sekaligus memperkuat kualitas layanan dasar bagi masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sentil Oknum Birokrasi Kementerian Curi Uang Negara, Prabowo: Saya Paham Gaji Kecil, Rakyat Lebih Parah
• 17 jam laludisway.id
thumb
Presiden Prabowo Berencana Kunjungi Rusia, Seskab: Tunggu Kabar Kemlu
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Hyundai Putar Arah Kapal Menjauh Selat Hormuz
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Resmi IPO, BSA Logistics (WBSA) Kantongi Dana Segar Rp302,4 Miliar
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Foto-foto Suasana Jum'at Perdana WFH ASN Hari Ini, 10 April
• 17 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.