Prabowo: Kalau Ada yang Ancam Satgas PKH, Dia juga Ancam Presiden RI

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan dukungannya terhadap upaya pemulihan keuangan negara yang dilakukan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Hal tersebut diungkap Presiden Prabowo di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, pada Jumat, 10 April 2026.

Baca Juga :
Prabowo: Hukum Digunakan untuk Jaga Kekayaan Bangsa dan Negara
Negara Selamatkan Rp31,3 Triliun dari Mafia, Prabowo: Bisa Bangun 34 Ribu Sekolah

"Atas nama seluruh rakyat Indonesia dan atas nama saya pribadi saya ingin ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang bekerja dalam Satgas PKH ini," kata Prabowo.

Kepala Negara mengaku bahwa kinerja Satgas PKH untuk memulihkan keuangan negara tidaklah mudah. Sebab, kata Prabowo, tantangan geografis Indonesia secara kepulauan yang menyulitkan proses pengecekan di lapangan.

"Untuk memeriksa, untuk mengaudit, untuk mengecek di lapangan tidak mudah. Bagi kita, bagi elite yang ada di Jakarta, di ruangan AC, kita bisa bayangkan betapa sulitnya kerja Satgas PKH ini," jelasnya.

Di sisi lain, Prabowo menegaskan memiliki banyak informasi soal adanya ancaman dan intimidasi yang diterima oleh Satgas PKH saat bekerja. 

Maka itu, ia memastikan berdiri di belakang Satgas PKH. Prabowo juga mengaku akan menggunakan semua kewenangan yang ada untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

"Saya mengerti saudara-saudara, saya mengerti karena seorang presiden punya banyak mata dan telinga saya paham banyak anggota Satgas PKH yang diancam ada juga yang diintimidasi dan sebagainya," pungkas Prabowo.

"Kalau ada yang mengancam Satgas PKH Dia mengancam Presiden Republik Indonesia, kalau ada yang menghalangi Satgas PKH, dia menghalangi pekerjaan Presiden Republik Indonesia," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan, total dana yang didapat dari rampasan mafia hasil kerja Satgas PKH dan Kejaksaan Agung di masa pemerintahannya selama 18 bulan sebesar Rp31,3 triliun.

"Dengan demikian total uang tunai yang berhasil kita selamatkan sampai hari ini adalah Rp31,3 triliun. Ini angka yang sangat besar. Dengan kalau kita punya bayangan dengan uang ini kita bisa memperbaiki 34.000 sekolah-sekolah kita di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Baca Juga :
Anggota DPR Dukung Presiden Evaluasi Izin Tambang Bermasalah di Kawasan Hutan
Andi Rahadian Resmi Dilantik jadi Dubes RI untuk Oman-Yaman
Resmi 9 Anggota Ombudsman Periode 2026-2031 Ucap Sumpah Jabatan, Ini Daftarnya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MRP Papua Tengah dorong perubahan pendekatan atasi konflik Papua
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Ramalan Zodiak Harian, 10 April 2026: Aries Jangan Panik, Gemini Hindari Distraksi
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
BMKG Ingatkan Besok Sumut Hujan, Waspada Rawan Banjir
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Minyak Naik, Tapi Masih di Bawah USD100
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kena Sanksi KPPU, 40 Perusahaan Pinjol Ajukan Keberatan ke PN Jakarta Pusat
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.