REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Perang antara Iran dan AS-Israel tidak hanya terjadi di lapangan. Pertarungan ikut merambah di dunia maya.
Sebuah kelompok peretas yang bersekutu dengan Iran mengatakan telah memperoleh setidaknya 19 ribu file sensitif terkait telepon pribadi mantan Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Herzi Halevi.
Baca Juga
Pasar Masih Tunggu Hasil Negosiasi AS dan Iran di Pakistan, IHSG Berhasil Menguat
Mojtaba Khamenei: Kemenangan Iran Mencengangkan Dunia
5 Pertanyaan tentang Fakta Mengejutkan di Balik Strategi Iran Jebak Amerika
Dalam pernyataan yang diunggah di situs webnya pada Kamis, Handala Hack Team mengatakan telah melakukan operasi selama bertahun-tahun terhadap Halevi.
Kelompok itu memperoleh akses ke apa yang mereka klaim lebih dari 19.000 gambar dan video rahasia dari pertemuan-pertemuan paling peting.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Semua fasilitas rahasia Anda, ruang krisis, peta, dan bahkan detail terkecil dari pusat komando Anda telah lama seperti buku terbuka bagi kami," kata kelompok itu.
Menandai apa yang bisa menjadi salah satu insiden siber paling serius yang melibatkan tokoh senior di lembaga keamanan Israel, file-file tersebut, beberapa di antaranya dilihat oleh Middle East Eye, menunjukkan Halevi bertemu dengan para pejabat Arab.
Kelompok peretas tersebut mempublikasikan puluhan foto dan video yang menunjukkan Halevi mengunjungi pangkalan militer, bertemu dengan pilot, mengadakan pengarahan dan pertemuan, serta berolahraga di kantornya.
Beberapa foto kehidupan keluarga mantan kepala angkatan darat itu juga dipublikasikan bersama dengan kartu identitas Halevi dan istrinya.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)