Pendapatan KPEI Tembus Rp949 Miliar pada 2025, Laba Melonjak 75%

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) mencatat total pendapatan sebesar Rp949 miliar sepanjang 2025, meningkat 36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp697,12 miliar.

Dari jumlah tersebut, kontribusi terbesar berasal dari jasa kliring transaksi efek yang mencapai Rp759 miliar. Dari sisi profitabilitas, KPEI membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp262 miliar, melonjak 75% secara tahunan dibandingkan realisasi 2024 yang sebesar Rp149,17 miliar.

Sejalan dengan kinerja tersebut, KPEI terus memperkuat perannya sebagai lembaga infrastruktur pasar keuangan yang andal dan adaptif. Sepanjang 2025, berbagai inisiatif strategis dijalankan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, meningkatkan efisiensi industri, serta memperluas layanan kliring dan penjaminan.

Dalam mendukung pendalaman pasar, KPEI mengimplementasikan layanan kliring, penyelesaian, dan penjaminan untuk transaksi derivatif keuangan guna memastikan transaksi berjalan aman dan andal. Perseroan juga menghadirkan insentif haircut pada skema Triparty Repo yang mendukung optimalisasi Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD), serta modul validasi haircut melalui Sistem Pelaporan SPP-MKBD untuk memperkuat pengawasan.

KPEI juga memperluas layanan melalui implementasi Triparty Agent Repo (TPA Repo) guna memfasilitasi transaksi repo antarbank dengan instrumen Surat Berharga Negara (SBN). Upaya ini didukung oleh penerapan Integrated Collateral Management System (ICMS) untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mitigasi risiko.

Dari sisi operasional, hingga 19 Desember 2025, KPEI mencatat rata-rata nilai penyelesaian sebesar Rp5,46 triliun dari rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) Rp17,99 triliun, dengan efisiensi penyelesaian di pasar reguler mencapai 63,25%. Volume penyelesaian transaksi bursa mencapai 8,77 miliar lembar saham dengan efisiensi sebesar 65,73%.

Baca Juga

  • Kinerja Keuangan BEI, KPEI dan KSEI 2025 Moncer, Pendapatan & Laba Tumbuh Solid
  • Rapor Positif Bursa Efek Indonesia (BEI) Sepanjang 2025
  • BEI Sebut Emiten dengan HSC Bakal Lakukan Aksi Korporasi

Sementara itu, nilai transaksi Pinjam Meminjam Efek (PME) mencapai Rp118,39 miliar dengan volume 37,56 juta lembar saham. Dalam pengelolaan risiko, total nilai agunan Anggota Kliring (AK) dan nasabah mencapai Rp51,38 triliun, dengan total Dana Jaminan sebesar Rp9,72 triliun hingga akhir 2025.

KPEI juga mencatat tidak adanya kejadian gagal bayar oleh Anggota Kliring sepanjang tahun, yang mencerminkan efektivitas fungsi penjaminan dan manajemen risiko yang dijalankan perseroan.

Memasuki 2026, KPEI menyiapkan sejumlah agenda strategis, antara lain pengembangan sistem e-IPO untuk efek bersifat utang dan sukuk, pengembangan produk Electronic Gold Receipt, serta penguatan sistem kliring dan manajemen risiko untuk transaksi lintas batas.

Selain itu, pengembangan central counterparty (CCP) untuk transaksi repo menjadi salah satu fokus utama guna memperkuat pasar uang dan meningkatkan likuiditas yang lebih aman dan efisien.

KPEI juga akan melanjutkan penguatan infrastruktur teknologi informasi dan keamanan siber, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia guna mendorong operational excellence dan pertumbuhan berkelanjutan.

Dengan capaian kinerja yang solid sepanjang 2025 dan arah strategis yang jelas di 2026, KPEI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi lembaga kliring dan penjaminan yang kredibel, resilien, dan adaptif dalam mendukung stabilitas sistem keuangan nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siapa Bilang Indonesia Chaos? Seskab Teddy Klaim Situasi Terkendali
• 3 jam laludisway.id
thumb
Menaker Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Program Magang Nasional
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Andy Robertson akan Tinggalkan Liverpool Akhir Musim Ini Setelah 9 Tahun
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Harga Emas Menguat, Pasar Cermati Gencatan Senjata AS-Iran dan Data CPI
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Bareskrim Tahan Eks Direktur PT DSI Tersangka Penipuan-TPPU
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.