Hercules Bantah Maruarar soal Status Lahan Kosong di Tanah Abang, Ajak Duduk Bersama Cocokkan Bukti

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, membantah pernyataan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara soal kepemilikan lahan kosong di Bongkaran Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menurutnya, lahan tersebut bukan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI), melainkan milik ahli waris bernama Sulaeman Effendi.

"Karena saya tahu sekali tanah ini, karena saya puluh-puluhan tahun saya di sini. Tanah ini bukan punya kereta api," ujar Hercules di Bongkaran Tanah Abang, Jumat (10/4/2026).

Hercules dan tim hukum dari GRIB Jaya telah diberikan kuasa oleh pihak ahli waris untuk memperjuangkan hak kepemilikan atas lahan tersebut.

Baca juga: Berawal dari Blusukan Prabowo: Maruarar Debat dengan Hercules, Bangun Rusun di Lahan yang Dikuasai Ormas

Ia menjelaskan, lahan di Bongkaran Tanah Abang pernah disewa oleh pihak swasta dan digunakan untuk usaha PT Aneka Beton.

Pihak swasta kemudian mengurus hak pengelolaan lahan (HPL) hingga 2017.

Setelah HPL habis pada 2017, lahan dikembalikan kepada pemilik asal, yakni Sulaeman Effendi.

Hingga saat ini, kata Hercules, lahan tersebut masih dikuasai secara fisik oleh Sulaeman selaku ahli waris.

Merujuk pada HPL dan riwayat kepemilikan tersebut, Hercules menyatakan bahwa lahan kosong di Bongkaran Tanah Abang bukan merupakan milik negara.

Ia juga membantah dugaan bahwa lahan tersebut dikuasai oleh pihak GRIB Jaya.

Baca juga: Bakal Tertibkan Lahan KAI yang Diduduki Warga, Maruarar: Kita Bicarakan Baik-baik

"Jadi di sini, lahan ini bukan milik negara. Supaya masyarakat Indonesia biar tahu bahwa 'Oh Hercules, ormas, preman menguasai lahan negara'. Tidak," katanya.

Hercules juga menyinggung pernyataan Menteri Ara terkait putusan pengadilan yang menyatakan kepemilikan lahan tersebut oleh negara telah berkekuatan hukum tetap.

Ia turut menanggapi pernyataan Direktur Utama PT KAI, Boby Rasyidin, yang menyebut kepemilikan masyarakat atas lahan di kawasan Bongkaran berstatus ilegal.

Hercules meminta kedua pejabat tersebut menunjukkan bukti atas klaim mereka.

"Kalau memang di sini barang ini punya negara, bawa bukti tunjuk di sini. Semua kita kroscek semua benar oke, dari mana hak pakainya, dari mana HPL-nya, asal-usulnya dari mana," tuturnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Banyak Tanah Negara Dikuasai Pihak Lain, Maruarar: Ngurus Indonesia Harus Punya Nyali


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap Progres Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026: Mental dan Penguasaan Bola Sangat Memuaskan
• 11 jam lalubola.com
thumb
Perjalanan Kasus Eks Dirut Inhutani V yang Kini Divonis 4 Tahun Penjara
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Profil Desak Made, Juara World Climbing Asia Championship 2026
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
IPO Perdana 2026 Diserbu Investor, Saham WBSA Melonjak hingga 35 Persen dan Tembus ARA
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Kunker ke Magelang, Pesawat Kepresidenan Dikawal Enam Jet Tempur TNI AU
• 9 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.