PT Outbreak Karya Bersama meresmikan Outbreak Signature di kawasan Crystal Boulevard Commercial, Summarecon Bekasi, sebagai respons terhadap perubahan pola konsumsi gaya hidup urban yang semakin terintegrasi antara produktivitas, hiburan, dan interaksi sosial.
Peresmian dilakukan di Bekasi dengan dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Bekasi serta pemangku kepentingan daerah, menandai masuknya konsep all-in-one lifestyle hub di wilayah penyangga Jakarta yang mengalami pertumbuhan aktivitas ekonomi dan populasi urban.
Direktur Utama PT Outbreak Karya Bersama, Raja, mengatakan kehadiran Outbreak Signature dilatarbelakangi oleh fragmentasi kebutuhan masyarakat urban yang selama ini harus berpindah lokasi untuk bekerja, bersosialisasi, hingga rekreasi.
“Kami melihat adanya kebutuhan yang terfragmentasi, di mana masyarakat harus berpindah-pindah tempat antara bekerja dan bersantai. Hal ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga memecah fokus dan merusak momentum produktivitas. Outbreak Signature hadir sebagai solusi dengan menghadirkan ruang yang memungkinkan transisi aktivitas secara seamless,” ujarnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Konsep yang diusung mengintegrasikan dua fase aktivitas utama, yakni produktivitas pada siang hari melalui fasilitas worklounge dan kuliner, serta hiburan pada malam hari melalui fasilitas biliar dan pertunjukan musik. Model ini dirancang untuk menangkap perubahan perilaku konsumen yang menginginkan efisiensi waktu sekaligus pengalaman sosial dalam satu lokasi.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Dzikron, menilai kehadiran fasilitas ini berpotensi memperkuat ekosistem hiburan sekaligus membuka peluang pengembangan talenta lokal.
“Kehadiran Outbreak Signature merupakan hal yang sangat positif bagi kemajuan destinasi hiburan di Kota Bekasi. Selain bisa menikmati kuliner, fasilitas biliar juga menambah wadah bagi para atlet biliar untuk berlatih,” katanya.
Selain itu, Outbreak Signature juga mengembangkan fungsi sebagai ruang komunitas melalui penyelenggaraan berbagai aktivitas seperti workshop, community meetups, hingga kelas kreatif, serta kolaborasi dengan mitra edukasi dan musik.
Dari sisi operasional, manajemen menyatakan telah menerapkan standar layanan berbasis prosedur ketat dan pemantauan kepuasan pelanggan untuk menjaga kualitas pengalaman pengunjung.
Outbreak Signature juga menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah pihak, termasuk organisasi olahraga biliar daerah dan pelaku industri otomotif serta lifestyle, sebagai bagian dari strategi memperkuat positioning di segmen pasar menengah atas.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ahmad Faisyal Hermawan, menilai kehadiran fasilitas ini turut memberikan dampak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan nilai investasi di wilayah Bekasi.
Baca Juga: Pengendali Summarecon Borong 27,95 Juta Saham SMRA, Kepemilikan Naik Jadi 36%
Baca Juga: Summarecon Crown Gading Masuk Proyek Properti Terbaik Asia
Baca Juga: Bisnis Properti Lesu, Laba Summarecon (SMRA) Ambles 44,18% Sepanjang 2025
Sejak tahap awal operasional, Outbreak Signature mencatat lebih dari 1.500 pengunjung dalam dua bulan pertama, mencerminkan respons pasar terhadap konsep gaya hidup terintegrasi yang ditawarkan.
Manajemen menilai pertumbuhan kawasan Summarecon Bekasi sebagai pusat bisnis dan gaya hidup di wilayah timur Jakarta menjadi faktor pendorong utama, didukung aksesibilitas serta potensi lalu lintas pengunjung yang tinggi.





