Polisi tak hanya bisa memberantas kejahatan. Di Jembatan Keranggan, Setu, Tangsel, polisi bisa mendamaikan sepasang kekasih yang asmaranya sedang meretak.
Semuanya bermula ketika wanita berinisial A dilihat oleh seorang ojek online hendak melompat ke aliran Sungai Cisadane pada Kamis (9/4) siang.
“Ada masalah cinta dengan pacarnya,” kata Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, Jumat (10/4).
Dhady menjelaskan, ojol itu lantas mencoba menggagalkan aksi wanita itu. Namun, wanita itu sudah merasa putus asa dengan hidupnya.
Tak lama, melintas anggota polisi yang sedang berpatroli. Polisi itu lantas mendengarkan curahan hati sang wanita bahwa asmaranya sedang retak.
Polisi tersebut lalu menghubungi kekasih A dan membujuknya agar hubungan mereka bisa dirajut kembali. Hingga akhirnya, A dan kekasihnya sepakat untuk berdamai.
Setelah emosinya mereda, A sempat ditawari polisi tersebut untuk diantar pulang. Namun, A menolaknya. Meski begitu, polisi tetap memastikan kondisi emosional A sebelum memperbolehkannya pulang.
A sempat menyampaikan ucapan terima kasih kepada polisi yang membuat asmaranya kembali bersatu.
“Anggota kami mengantarkan wanita tersebut sampai di Perempatan Suradita,” ujar Dhady.
Di sisi lain, Dhady juga mengapresiasi kepedulian masyarakat, khususnya pengemudi ojek online yang pertama kali berupaya menolong korban.
Dhady mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwajib agar dapat segera ditangani.





