jpnn.com, JAKARTA - Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) akan menyelenggarakan wisuda pada Selasa, 22 April 2026, bertempat di Auditorium BKKBN, Jakarta Timur.
Prosesi wisuda tahun ini akan diselenggarakan secara hybrid, yaitu menggabungkan kehadiran secara luring (offline) di lokasi acara dan partisipasi daring (online).
BACA JUGA: Pesan JK untuk UICI: Kalau Sudah Berdiri, Jangan Berhenti
Skema ini memungkinkan para wisudawan dari berbagai daerah untuk tetap dapat mengikuti momen wisuda secara fleksibel tanpa terbatas oleh jarak.
Sebanyak 55 wisudawan akan mengikuti prosesi wisuda tahun ini. Para lulusan tersebut berasal dari empat program studi, yakni Informatika, Sains Data, Bisnis Digital, dan Komunikasi Digital.
BACA JUGA: Deposito Wakaf UICI & BSI Bakal Disalurkan untuk Beasiswa dan Pendidikan
Rektor UICI Asep Saefuddin menyampaikan wisuda ini bukan hanya seremoni akademik, tetapi juga menjadi penanda lahirnya generasi baru yang siap menghadapi tantangan global.
Dia menegaskan bahwa UICI terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan zaman.
BACA JUGA: Sandiaga Uno Ajak Mahasiswa UICI Jaga Indonesia dan Bangun Negeri
“UICI hadir untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas melalui sistem pembelajaran digital. Kami berharap para lulusan dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, dengan membawa semangat inovasi dan integritas,” ujar Asep.
Sebelumnya, UICI telah menyelenggarakan wisuda perdana pada 24 Februari 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 20 wisudawan. Peningkatan jumlah lulusan pada wisuda kedua ini mencerminkan pertumbuhan dan kepercayaan masyarakat terhadap UICI sebagai kampus digital yang adaptif dan inklusif.
Sebagai perguruan tinggi berbasis digital, UICI mengusung semangat “Reaching the Unreachable” dalam memperluas akses pendidikan tinggi ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan akses geografis maupun waktu.
UICI telah mencatat capaian penting dalam aspek mutu pendidikan. Seluruh program studi di UICI telah terakreditasi, dan secara institusi, UICI telah meraih akreditasi “Baik”.
Capaian ini menjadi bukti komitmen UICI dalam menjaga standar kualitas pendidikan tinggi serta memastikan lulusan memiliki kompetensi yang diakui.
Melalui wisuda kedua ini, UICI kembali menegaskan perannya dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa di era digital. (cuy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Rektor UICI Membuka Secara Resmi Digication Batch 4
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




