REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menggarap proyek pembangunan Jembatan Pulau Laut senilai Rp1,02 triliun di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalsel.
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, proyek tersebut dijalankan melalui skema joint operation dengan PTPP sebagai lead contractor. “PTPP sebagai lead contractor dengan porsi 50 persen, sebagai bagian dari program pembangunan multiyears tahun 2026–2028 yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalsel,” ujar Joko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga
PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp 3,87 Triliun hingga Februari 2026
Joko menjelaskan, proyek ini memiliki masa konstruksi selama 1.005 hari kalender dan masa pemeliharaan 730 hari kalender. Menurutnya, proyek ini memperkuat portofolio perseroan di sektor infrastruktur, khususnya konektivitas wilayah.
Pembangunan jembatan yang berlokasi di Kecamatan Batulicin ini diharapkan meningkatkan akses antara Pulau Kalimantan dan Pulau Laut. Infrastruktur tersebut juga dinilai dapat memperlancar distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di Tanah Bumbu dan Kotabaru.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Secara keseluruhan, pembangunan Jembatan Pulau Laut merupakan proyek strategis dengan dukungan pembiayaan dari berbagai pihak,” kata Joko.
PTPP menargetkan proyek berjalan sesuai rencana dari sisi mutu, waktu, dan keselamatan kerja. Joko menilai proyek ini sejalan dengan upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan konektivitas wilayah.
“Hal ini menunjukkan bagaimana keterlibatan PTPP dalam proyek infrastruktur turut mendukung terwujudnya visi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Joko.