JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengaku mendapatkan kabar terkait keberadaan buronan Mohammad Riza Chalid (MRC).
Yusril menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, Riza Chalid berada di Malaysia.
"Yang kami dengar ada di Malaysia," ucapnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Meski demikian, dia menuturkan, hal itu perlu diselidiki lebih lanjut.
"Tapi pasti tidaknya mesti diselidiki. Dan kalau memang ada di Malaysia kan memang harus dimintakan ekstradisi kepada pemerintah Malaysia," ujarnya, seperti dilaporkan jurnalis KompasTV, Cindy Permadi.
Baca Juga: Kejagung Bongkar Modus Kejahatan Tersangka Riza Chalid di Kasus Pengadaan Minyak Mentah Petral
Yusril pun menyerahkan persoalan tersebut kepada Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Hukum karena dirinya tidak menangani secara langsung kasus tersebut.
"Saya tidak menangani langsung masalah ini, ya saya kira mungkin Pak Menlu (Menteri Luar Negeri Sugiono) sama Pak Menkum (Menteri Hukum Supratman Andi Agtas) akan menangani masalah ini," jelasnya.
"Sampai sekarang belum dilakukan upaya pemulangan, baik dalam konteks MLA (mutual legal assistance) maupun dengan ekstradisi dengan pemerintah Malaysia."
Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan Riza Chalid sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018-2023.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- riza chalid
- buron riza chalid
- keberadaan riza chalid
- yusril ihza mahendra
- malaysia
- riza chalid di mana





