Shayne Pattynama Dikritik Bung Binder, Greg Nwokolo Murka: Jangan Asal Bacot!

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Mantan penyerang Timnas Indonesia Greg Nwokolo meluapkan kritik keras terhadap pengamat sepak bola Bung Binder terkait penilaiannya terhadap bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama.

Polemik ini bermula dari pernyataan Binder Singh yang menyebut Shayne Pattynama “tidak bisa bermain sama sekali” setelah Persija kalah 2-3 dari Bhayangkara FC pada 5 April 2026. Dalam pertandingan itu, Shayne masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-77.

Baca Juga :
Tim Geypens Buka Suara soal Status WNI: Itu Kesalahan Saya Sendiri
Mauricio Souza Semprot Bung Binder, Tegaskan Shayne Pattynama Tak Layak Dikritik

Shayne juga dianggap bertanggung jawab atas gol kemenangan Bhayangkara FC yang dicetak pada menit 90+5. 

Greg menilai kritik tersebut tidak proporsional dan mengabaikan konteks kondisi pemain. Menurutnya, komentar tersebut berpotensi menyesatkan pemahaman publik terhadap sepak bola.

Pemain baru Persija Jakarta, Shayne Pattynama
Photo :
  • Instagram/persija

“Tipe pengamat seperti ini adalah alasan mengapa suporter Indonesia tidak pernah benar-benar memahami sepak bola, karena mereka setiap hari mengikuti dan mendengarkan orang seperti Anda,” tulis Greg melalui akun Instagram pribadinya.

Ia juga mengkritik keras cara penyampaian Binder yang dinilai tidak mencerminkan pemahaman mendalam tentang permainan. Menurutnya, penilaian terhadap pemain tidak bisa hanya didasarkan pada satu momen pertandingan.

Greg turut menyoroti rekam jejak Shayne Pattynama yang memiliki pengalaman bermain di berbagai klub, termasuk di Eropa dan Asia. Ia menilai latar belakang tersebut seharusnya menjadi pertimbangan dalam memberikan penilaian.

Selain itu, ia menekankan bahwa kondisi Shayne saat ini belum sepenuhnya ideal. Bek kiri tersebut baru pulih dari cedera yang membuatnya absen selama sekitar tiga bulan, serta minim menit bermain sejak bergabung dengan Persija.

Greg mengingatkan bahwa kritik terhadap pemain seharusnya disertai pemahaman menyeluruh, termasuk kondisi fisik, menit bermain, dan situasi tim secara keseluruhan.

"Sebelum kau sok kritik atau bacot kamu harus tahu dulu kondisi pemain dan tim bagaimana. Jangan rusak kredibilitas orang hanya karena mau cari panggung. Kalau orang maki kamu atau keras dikit kamu pasti lari ke polisi. Kamu harus malu jadi pundit, sportscaster, dan komentator!" terang Greg.

Baca Juga :
Terpopuler: Maarten Paes Rusak DNA Ajax, Patrick Kluivert Dikawal Ketat di Indonesia
Persija vs Persebaya: Mauricio Souza Pastikan Eduardo Kembali di Bawah Mistar, Cyrus Margono Cadangan
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF U-17 2026: Ujian Perdana Hadapi Timor Leste

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kunjungi Sulut, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Minahasa
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Kronologi Dugaan Penistaan Agama Injak Alquran di Lebak, Berawal dari Tuduhan Pencurian
• 53 menit lalurctiplus.com
thumb
Respon Narasi Negatif, Sekab Teddy: Situasi Aman Terkendali
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
SPPA Resmi Digunakan sebagai Platform Kuotasi Dealer Utama di Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Ahmad Sahroni Buka Suara soal Pemerasan Rp300 Juta oleh Oknum Ngaku Utusan KPK
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.