Kunjungi Sulut, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Minahasa

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti meninjau progres realisasi sejumlah program perumahan rakyat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Salah satu program yang ditinjau adalah rumah subsidi di Perumahan Subsidi Jaya Chidaatma Home Koka, Kabupaten Minahasa, Kamis (9/4/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Mendagri Tito berdialog langsung dengan pengembang dan penghuni di kawasan perumahan. Bersama Menteri PKP dan Kepala BPS, Mendagri juga menyerap aspirasi dari para pengembang maupun penghuni. Salah satu fokus pembahasan adalah layanan perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Mendagri menekankan pentingnya optimalisasi layanan tersebut melalui Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Mal Pelayanan Publik itu sangat-sangat bermanfaat untuk percepatan izin ini. Karena kalau di Mal Pelayanan Publik itu harus dibuat outlet PBG, BPHTB,” ujar Mendagri Tito.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan perizinan PBG dan BPHTB bagi MBR diberikan secara gratis. Ia menekankan kepada pemerintah daerah (Pemda) bahwa kebijakan tersebut tidak hanya menjadi bukti keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Ini kalau tanah ini kosong, kemaren kan kosong, hanya bayar pajak bumi aja, tapi kalau dibangun rumah begini mulai tahun depan selanjutnya dia bayar dua macam, pajak bumi dan bangunan. Makin banyak terbangun rumah, makin banyak PAD,” katanya.

Usai meninjau program tersebut, Mendagri bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Tempang Dua, Kecamatan Langowan Utara, Kabupaten Minahasa. Rombongan meninjau langsung calon penerima bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Selain itu, rombongan juga menyaksikan simulasi tender rakyat.

Dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program perumahan rakyat. Program tersebut, kata dia, merupakan bentuk perhatian besar Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat kecil.

“Bapak Presiden Prabowo menugaskan Pak Ara (Menteri PKP) spesifik ini dan saya membantu. Membantu beliau dengan berbagai peraturan-peraturan yang dipermudah, sehingga lebih mudah,” ungkap Mendagri.

Mendagri berharap semakin banyak Pemda dan masyarakat yang menerima manfaat dari program tersebut. Ia menekankan bahwa program tersebut tidak hanya membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga memiliki nilai ibadah.

“Bagi kami adalah ibadah. Membantu masyarakat yang kurang mampu, dengan hati yang tulus, itulah ibadah. Mudah-mudahan ini bisa mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS, SOP dan Pengawasan Kembali Disorot
• 14 jam lalukompas.id
thumb
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Disindir Pedas Tak Gentle! Ibu Irish Bella Murka Nama Putrinya Dibawa Ammar Zoni di Pleidoi
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Otoritas Bandara SSK II Pekanbaru Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hari Pertama WFH ASN Tangsel, Pelayanan Kecamatan Ciputat Tetap Buka Meski Lengang
• 11 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.