Ditantang Wagub Kalbar soal Jalan Rp6 Triliun, Dedi Mulyadi: Tak Perlu Dibandingkan

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menanggapi santai pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan terkait pembangunan jalan.

Krisantus sempat viral karena menyatakan siap mencium lutut jika pembangunan jalan bisa dilakukan hanya dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rp6 triliun.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa selama ini pembangunan yang ia lakukan di Jawa Barat tidak pernah dimaksudkan untuk dibandingkan dengan daerah lain.

"Saya mohon maaf, selama ini kegiatan pembangunan di Jawa Barat tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain," ujar dia, Sabtu (11/4/2026).

Pernyataan Krisantus sebelumnya mencuat setelah beredar di media sosial perbandingan kondisi jalan antara Kalimantan Barat dan Jawa Barat. Isu tersebut kemudian memicu berbagai komentar dari warganet.

Menanggapi hal itu, Dedi memilih tidak memperpanjang polemik dan mengajak semua pihak untuk lebih fokus pada upaya membangun daerah masing-masing. 

Baca Juga

  • JNE Raih Penghargaan di Indonesia Digital Innovation Awards 2026
  • Progres Sekolah Rakyat di Cirebon Baru 10%, Target Juni Beroperasi
  • Pemkab Majalengka Pastikan 730 Jemaah Haji Berangkat dari Kertajati

Ia bahkan mengucapkan terima kasih atas tantangan yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih atas tantangan dari Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Barat," katanya.

Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan pembangunan yang berbeda. Perbedaan luas wilayah, kondisi geografis, hingga kapasitas fiskal menjadi faktor yang tidak bisa disamaratakan.

Ia juga memahami bahwa daerah dengan wilayah luas seperti Kalimantan Barat menghadapi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur, terutama jika kemampuan anggaran daerah terbatas.

"Kami memahami setiap daerah punya tantangan sendiri-sendiri. Persoalan fiskal juga tidak sama, apalagi daerah dengan wilayah seluas Kalimantan Barat tentu memiliki tantangan yang berat," jelasnya.

Dedi juga menyampaikan permohonan maaf jika berbagai program pembangunan di Jawa Barat menimbulkan kesan membandingkan daerah lain. 

Dia menegaskan, fokus utamanya hanyalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

"Saya mohon maaf apabila apa yang dilakukan di Jawa Barat dianggap menyinggung daerah lain. Tujuan kami semata-mata untuk melayani masyarakat," tuturnya.

KDM, sapaannya, pun mengajak seluruh pemerintah daerah untuk saling mendukung dan bekerja sama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, daripada terjebak dalam perbandingan antarwilayah.

Menurut KDM, kerja sama antardaerah menjadi kunci agar kemampuan fiskal daerah semakin kuat di masa depan, sehingga pembangunan bisa berjalan lebih merata.

"Semoga kita bisa bersama-sama terus melayani masyarakat dengan baik. Ke depan saya berharap kemampuan fiskal daerah semakin tumbuh sehingga dana bagi hasil dapat mengalir lebih besar ke daerah," ujarnya.

KDM juga menyampaikan salam untuk masyarakat Kalimantan Barat sekaligus mendoakan kesehatan bagi Wakil Gubernur setempat.

"Salam untuk seluruh warga Kalimantan Barat. Semoga Pak Wagub selalu sehat dan bahagia," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelapor: Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Dilaporkan karena Pernyataannya Gulingkan Prabowo
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Perusahaan Terafiliasi BBRI, PKSS Targetkan Ekspansi di Luar Grup BRI pada 2026
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Presiden Prabowo Berencana Kunjungi Rusia, Seskab: Tunggu Kabar Kemlu
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Netanyahu Keras Kepala Terus Gempur Lebanon
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.