Tiba di Jakarta! Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Langsung Digiring ke Gedung Merah Putih KPK Usai OTT Mencekam

harianfajar
12 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA – Pelarian berakhir di lobi Kuningan. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, resmi tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Sabtu (11/4/2026) pagi. Mengenakan topi untuk menutupi wajahnya, Gatut langsung digelandang penyidik guna menjalani pemeriksaan intensif pasca-terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mencekam pada Jumat malam.

Kedatangan Gatut di markas besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menandai babak baru dalam pengusutan kasus dugaan suap yang mengguncang Jawa Timur tersebut. Tak butuh waktu lama bagi tim penindakan untuk menerbangkan sang bupati ke Jakarta guna membedah keterlibatannya secara mendalam.

Tiba Pagi Buta di Gedung Merah Putih

Juru Bicara KPK, Budi Prasetya, mengonfirmasi bahwa Gatut Sunu Wibowo mendarat di Jakarta dan sampai di kantor KPK tepat pada pukul 06.50 WIB. Tanpa banyak bicara, Gatut langsung diarahkan menuju lantai atas untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh tim penyidik.

”Dalam lanjutan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur. Pagi ini, tim membawa Bupati Tulungagung ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bupati tiba di Gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif,” terang Budi Prasetya kepada awak media.

Budi juga menambahkan bahwa operasi ini tidak hanya menyasar sang bupati. Sejumlah pihak lain yang turut terjaring saat ini masih menjalani pemeriksaan awal di Kantor Polresta Tulungagung sebelum nantinya diputuskan apakah akan menyusul ke Jakarta.

Barang Bukti Ratusan Juta Rupiah Disita

KPK tidak datang dengan tangan hampa. Dalam operasi senyap yang berlangsung pada Jumat malam (10/4), penyidik berhasil mengamankan barang bukti yang cukup mencengangkan. Uang tunai senilai ratusan juta rupiah diduga menjadi alat transaksi haram yang melibatkan Gatut.

Hal ini dipertegas oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, yang membenarkan adanya sitaan uang dalam jumlah besar dari tangan para pihak yang diamankan.

”Ada uang ratusan juta rupiah (yang diamankan penyidik KPK dalam OTT Bupati Tulungagung),” ungkap Fitroh dengan tegas.

Nasib 1×24 Jam di Tangan KPK

Kini, waktu terus berjalan bagi Gatut Sunu Wibowo. Sesuai prosedur hukum yang berlaku, lembaga antirasuah ini memiliki waktu terbatas untuk menentukan nasib hukum para pihak yang diciduk, apakah akan resmi mengenakan rompi oranye sebagai tersangka atau sekadar saksi.

Fitroh menjelaskan bahwa tim penyidik tengah bekerja cepat secara maraton. KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk melakukan gelar perkara dan menentukan status hukum semua pihak yang diamankan dalam OTT di Tulungagung tersebut.

Publik kini menanti kepastian status hukum sang bupati dalam konferensi pers yang dijadwalkan akan digelar KPK dalam waktu dekat. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Jatim Amati Perkembangan El Nino, Diperkirakan Muncul Medio 2026
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Usulan BBM Naik Mencuat, Waka Banggar DPR: Kenaikan Justru Buat Daya Beli Masyarakat Turun
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Fakta-Fakta OTT Bupati Tulungagung: Seret Adik Kandung Gatut Sunu hingga Dua Kepala Dinas
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Teken Kontrak Baru di Persib Bandung, Gaji Bojan Hodak Dikabarkan Lampaui Pendapatan Pelatih Timnas John Herdman
• 16 jam laluharianfajar
thumb
BTN (BBTN) Ekspansi Kantor Cabang, Incar Nasabah Premium di Jakarta dan Bandung
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.