FAJAR, LONDON – Petaka menghampiri London Utara! Tottenham Hotspur secara mengejutkan resmi terlempar ke tepi jurang degradasi Liga Inggris musim 2025/26. Ini gara-gara rival sekota mereka, West Ham United, menang telak di London Stadium.
The Hammers menang skor 4-0 atas Wolverhampton Wanderers pada Sabtu (11/4/2026) dini hari WIB. Kondisi ini menjadi alarm bahaya bagi Spurs yang kini mencatatkan rekor terburuk mereka dalam 17 tahun terakhir.
Penampilan impresif anak asuh West Ham United dalam lanjutan matchday ke-32 ini benar-benar mengubah peta persaingan di papan bawah. Dominasi tuan rumah sudah terlihat sejak awal laga, di mana duet Konstantinos Mavropanos dan Valentin Castellanos tampil menggila dengan masing-masing menyarangkan dua gol ke gawang Wolves.
Pesta Gol di London Stadium
West Ham United tampil menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Bek tangguh Konstantinos Mavropanos membuka kran gol melalui sundulan maut di babak pertama. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Jarrod Bowen, bek asal Yunani tersebut berhasil memenangkan duel udara dan mengubah skor menjadi 1-0.
Memasuki babak kedua, The Hammers semakin tidak terbendung. Penyerang mereka, Taty Castellanos, sukses menggandakan keunggulan dengan mencetak dua gol kilat hanya dalam rentang waktu dua menit (menit ke-66 dan 68).
Gol pertama Castellanos tercipta melalui skema serangan balik yang rapi setelah ia berhasil merebut bola dari lawan, melakukan kerja sama satu-dua dengan Pablo, dan menaklukkan Jose Sa.
Tak berselang lama, gol keduanya lahir lewat tendangan spekulasi yang sempat mengenai pemain lawan sehingga mengecoh penjaga gawang Wolves. Skor berubah drastis menjadi 3-0.
Seolah belum puas, Mavropanos menutup pesta gol West Ham melalui sepakan voli spektakuler yang memastikan kemenangan telak 4-0 bagi tuan rumah.
Tottenham Masuk “Zona Merah”
Hasil ini memiliki dampak instan yang sangat pahit bagi Tottenham Hotspur. Tambahan tiga poin membuat West Ham United kini mengoleksi 32 poin, unggul dua angka dari Tottenham, dan naik ke posisi satu tingkat di atas zona degradasi.
Bagi Tottenham, ini adalah momen bersejarah yang sangat memilukan. Melansir laman resmi Liga Premier Inggris, ini menandai pertama kalinya The Lilywhites berada di tiga terbawah klasemen (di luar tiga pekan awal musim) sejak Januari 2009 silam.
Meski demikian, asa untuk keluar dari zona merah masih terbuka lebar. Tottenham dijadwalkan baru akan melakoni laga krusial mereka melawan Sunderland pada Minggu (12/4/2026) malam WIB. Kemenangan menjadi harga mati bagi Spurs jika tidak ingin terus terjerembap dalam mimpi buruk degradasi ini. (*)





