Timnas Wanita Indonesia menjalani sesi latihan perdananya di Thailand jelang FIFA Women's Series 2026 pada Jumat (10/4).
Sebelum ke Thailand, Garuda Pertiwi sempat menjalani latihan selama delapan hari di Stadion Pakansari, Bogor, sejak 31 Maret hingga 7 April. Setelah istirahat satu hari, pemain lalu melanjutkan perjalanan ke Thailand pada Selasa (9/4).
Dalam sesi latihan perdana yang dijalani anak asuh Satoru Mochizuki, pemain tampak sudah mulai lengkap. Akan tetapi, terlihat baru ada empat dari tujuh pemain abroad yang dipanggil dalam Garuda Calling yang dirilis PSSI. Keempatnya yakni Claudia Scheunemann, Iris de Rouw, Emily Nahon, dan Isa Warps.
Sedangkan tiga lainnya, Felicia de Zeeuw, Isabell Kopp, dan Pauline van de Pol belum terlihat dalam foto latihan yang dirilis PSSI.
Kendati para pemain abroad baru bergabung di Thailand, Satoru Mochizuki menilai tak ada hambatan berarti di timnya. Pria yang akrab disapa Coach Mochi juga menuturkan tak ada kendala komunikasi di lapangan kala berlatih.
"Jadi karena pemain diaspora baru join hari ini di latihan kita juga sambil menjaga kondisi dan juga menyatukan tim lagi. Pemain-pemain ini kan sebelumnya sudah pernah join sama kita jadi bisa blend dengan baik dan juga melakukan persiapan yang baik," kata Coach Mochi di Thailand, Jumat (10/4).
Thailand Panas, Tapi Bisa AdaptasiSatoru Mochizuki menuturkan jika tak ada kendala berarti yang ditemui timnya selama masa persiapan FIFA Women's Series 2026. Namun hanya ada satu hal yang cukup membuatnya kaget, itu adalah soal cuaca Thailand yang panas.
Pelatih asal Jepang itu bahkan sempat khawatir kalau pemainnya mengalami kendala akibat panasnya Thailand. Untungnya sejauh ini adaptasi berjalan lancar.
"Ya, karena di sini jauh lebih panas daripada di Jakarta, saya sempat mengira para pemain akan kelelahan, tapi aman tidak ada masalah. Jadi hari ini kita membiasakan pemain dengan cuaca ini," kata Mochizuki.
"Jadi awal-awalnya takut untuk tidak terbiasa sama cuaca dan juga komunikasi antar-pemain karena pemain baru kumpul lagi. Tadinya sempat khawatir tapi ternyata berjalan dengan baik, komunikasi di lapangan juga lancar," sambungnya.
Timnas Wanita Indonesia akan menghadapi Republik Demokratik Kongo di laga pertama pada Minggu (12/4) esok. Kedua tim belum pernah berhadapan di ajang manapun.
Nihilnya catatan kedua tim justru membuat Satoru Mochizuki semringah dalam melakukan analisa lawan. Dirinya optimistis Indonesia bisa menunjukkan permainan terbaik.
"Jadi kita excited ini pertama kali kita melawan Kongo. Kita belum tahu Kongo mainnya seperti apa. Kita menganalisa sambil nanti pemain juga jadi kita sangat excited," tandas Coach Mochi.





