Dampak WFH ASN hari pertama: Jakarta lebih lancar dan hemat waktu perjalanan

brilio.net
4 jam lalu
Cover Berita

Kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dimulai secara serentak pada Jumat (10/4/2026). Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran (SE) dari MenPAN-RB, Mendagri, serta Menaker untuk sektor swasta yang memperbolehkan kerja dari rumah satu hari dalam sepekan. Hasilnya, kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Jakarta terpantau jauh lebih kondusif dibandingkan hari biasanya.

Sejumlah kawasan yang biasanya menjadi titik kepadatan seperti Jalan Raya Bogor, Jalan Dewi Sartika, Jalan Otista, hingga Matraman Raya menuju Jakarta Pusat tampak lengang. Kelancaran arus ini memungkinkan para pengendara melaju dengan kecepatan 50-60 kilometer/jam. Antrean kendaraan hanya terlihat di beberapa titik lampu merah seperti di simpang Cawang Kompor, Matraman, dan Salemba.


Cerita Pegawai Swasta yang Hemat Waktu 30 Menit

Lalu lintas yang lebih lancar ini memberikan keuntungan langsung bagi para pekerja swasta yang tetap harus ke kantor. Fahri, seorang karyawan di kawasan Senen, mengaku merasakan perbedaan waktu tempuh yang sangat signifikan.

Biasanya, ia menghabiskan waktu hingga satu jam untuk mencapai kantornya dari kawasan Makasar, Jakarta Timur. Namun, pagi ini ia mampu tiba lebih cepat.

"Jalanan ke kantor memang terasa lebih lancar hari ini. Saya ke kantor biasanya bisa 1 jam karena macet, hari ini cepat cuma 30 menitan," kata Fahri seperti dilaporkan Liputan6, dilansir brilio.net, Jumat (10/4/2026).

Penurunan Volume Kendaraan Menurut Kepolisian

Polda Metro Jaya turut memonitor situasi lalu lintas sejak pagi hari. Hingga pukul 09.20 WIB, terlihat ada pengurangan jumlah kendaraan yang cukup besar di jalanan protokol seperti Sudirman, kawasan Asia Afrika, hingga Gerbang Pemuda.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, mengonfirmasi bahwa kondisi Jakarta saat dimulainya WFH ASN ini jauh lebih mengalir.

“Saat ini kira-kira 09.20 WIB dari pagi tadi, kami pantau memang ada pengurangan volume yang cukup signifikan,” ujar Komarudin, Jumat (10/4/2026), dilansir dari Liputan6.

Meski secara umum lancar, kepadatan terpantau masih ada di area Semanggi akibat pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah. Namun, antrean di titik tersebut dilaporkan tidak sepanjang hari-hari biasanya.

“Iya, Jakarta hari ini lebih lancar,” ujar dia.

Kombes Komarudin juga menjelaskan bahwa kemacetan di beberapa titik tersisa lebih disebabkan oleh faktor teknis di lapangan.

“Ini tidak lebih disebabkan karena faktor krosing,” ujar dia.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Beasiswa Gojek 2026 Resmi Dibuka, Hadir dengan Kuota Lebih Besar
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bea Cukai dan DJP Segel Empat Yacht di Pantai Marina
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sedih Lihat Ibunya Ngamen Hingga Guling-guling di Jalan, Michelle Ashley: Aku Rindu Mami yang Dulu
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Prabowo Tak Calonkan Diri Lagi Jadi Ketum PB IPSI, Ini Alasannya
• 1 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Pengawasan ASN Diperketat Saat WFH Jumat
• 21 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.