Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbangkan 13 orang terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur ke Jakarta. Salah satu yang dibawa adalah Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Para pihak tersebut dibawa secara bertahap menuju Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengkonfirmasi bahwa proses pemindahan ini merupakan tindak lanjut dari giat penyelidikan tertutup yang dilakukan tim penindakan sejak Jumat (10/4).
"Dalam rangkaian kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur ini, dari total delapan belas orang yang diperiksa dan diamankan pada Jumat (10/4), selanjutnya tiga belas orang di antaranya dibawa ke Jakarta hari ini secara bertahap," kata Budi Prasetyo dalam keterangannya, Sabtu (11/4).
Proses pemindahan para pihak yang terjaring OTT ini dilakukan dalam tiga gelombang. Tahap pertama, Bupati Tulungagung sudah tiba lebih awal pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.50 WIB dengan pengawalan ketat tim penyidik.
Budi menjelaskan bahwa menyusul kedatangan bupati, pada siang ini tahap kedua tim membawa sebelas orang, dan tahap ketiga membawa satu orang lagi.
“Ketiga belas orang yang dibawa ke Jakarta tersebut, yaitu Bupati, dua belas orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan satu orang merupakan pihak lainnya,” ujarnya
Selanjutnya, para pihak tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan. Selain mengamankan belasan orang, tim penindakan juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara ini.
"Selain mengamankan para pihak, dalam kegiatan ini tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai," ujar Budi.
Meski demikian, KPK belum merinci total nominal uang maupun detail perkara yang menjerat para pihak tersebut. Status hukum dari mereka yang diamankan akan ditentukan dalam waktu 1x24 jam setelah penangkapan.
"Kami akan update terus perkembangannya secara berkala," pungkas Budi.
Sebelumnya, KPK melakukan OTT di Tulungagung pada Jumat (10/4). Dalam operasi tersebut, total ada 16 orang yang diamankan oleh tim penindakan.
"Tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung," kata Budi pada Jumat (10/4) malam.
Selain mengamankan belasan orang, KPK juga menyita sejumlah uang sebagai barang bukti dalam operasi tersebut. Meski begitu, pihak KPK belum merinci total nominal uang maupun detail perkara yang menjerat para pihak tersebut.





